Rodagilas.com, Jakarta – Jakarta, 9 Maret 2025 – JAECOO kembali menunjukkan keunggulan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) melalui kampanye global Super Hybrid Marathon. Dalam ajang ini, SUV JAECOO J7 SHS berhasil mencatat dua pencapaian luar biasa: sukses menempuh perjalanan 1.377 km dari Jakarta ke Bali hanya dengan satu tangki bahan bakar serta menjuarai Ultra Long Range Challenge di Afrika Selatan, mengalahkan tim dari Australia, Afrika Selatan, Malaysia, Thailand, dan Inggris.
Menaklukkan Tantangan di Afrika Selatan
Pada 21–25 Februari 2025, JAECOO Indonesia menguji ketangguhan JAECOO J7 SHS di medan ekstrem Afrika Selatan. Dengan rute sepanjang 1.200 km dari Cape Town ke Port Elizabeth, perjalanan ini menghadapi beragam kondisi jalan, mulai dari jalan tol hingga jalur berbatu dan licin akibat hujan badai.
Ditenagai teknologi Plug-in Hybrid (PHEV), kendaraan ini mencatat konsumsi bahan bakar efisien 4,88 liter/100 km, berkat optimalisasi sistem baterai dan strategi penghematan daya. Salah satu keunggulan yang berperan besar dalam efisiensi ini adalah fitur Vehicle to Load (V2L), yang memungkinkan penggunaan listrik eksternal. Selain itu, suspensi adaptif CDC memberikan kenyamanan ekstra, bahkan ketika tim menghadapi kejadian tak terduga, seperti benturan dengan babi hutan di tengah perjalanan.
Dengan performa yang tangguh dan teknologi inovatif, JAECOO J7 SHS membuktikan keandalannya dalam berbagai kondisi ekstrem dan membawa kebanggaan bagi Indonesia di kancah otomotif global.
Jakarta-Bali: Satu Tangki, 1.377 KM!
Tak lama setelah pencapaian di Afrika Selatan, JAECOO Indonesia melanjutkan tantangan dengan uji coba jarak jauh di dalam negeri. Dari 24 hingga 27 Februari 2025, sepuluh peserta yang terdiri dari media dan komunitas Key Opinion Leader (KOL) melakukan perjalanan dari Jakarta ke Bali sejauh 1.377 km hanya dengan satu tangki bahan bakar.
Hasil uji coba ini semakin mengukuhkan efisiensi luar biasa dari JAECOO J7 SHS. Bahkan, dalam mode full EV, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 132 km, lebih jauh dari klaim awal yang hanya di bawah 100 km. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi PHEV JAECOO sangat ideal untuk mobilitas perkotaan, dengan keseimbangan sempurna antara efisiensi bahan bakar dan elektrifikasi.
Salah satu peserta, Teguh, pemilik kanal YouTube Teguhku, membagikan pengalamannya:
“Mobil ini sangat fleksibel karena bisa menggunakan bensin sekaligus baterai berkapasitas besar 18,3 kWh. Saat diuji, mode full EV mampu mencapai hingga 132 km, melebihi ekspektasi. PHEV seperti ini tetap bisa diandalkan, terutama di luar kota yang infrastrukturnya masih berkembang. Ditambah dengan tampilan premium dan harga yang paling kompetitif di kelasnya, mobil ini benar-benar layak dipertimbangkan.”
Sementara itu, Max Zhou, Country Director JAECOO Indonesia, menegaskan bahwa JAECOO J7 SHS merupakan game-changer dalam mobilitas perkotaan:
“Teknologi PHEV generasi kelima dari JAECOO mengoptimalkan distribusi tenaga, memungkinkan transisi yang mulus antara mode EV dan plug-in hybrid. Dengan jangkauan luar biasa dan harga yang kompetitif, kendaraan ini menjadi alternatif menarik dibandingkan EV murni, terutama di negara berkembang seperti Indonesia.”
PHEV: Solusi Masa Depan Mobilitas di Indonesia
Keberhasilan JAECOO J7 SHS dalam Super Hybrid Marathon semakin membuktikan bahwa teknologi PHEV terus berkembang melampaui ekspektasi. Dengan efisiensi tinggi, daya tempuh luar biasa, serta harga yang kompetitif, JAECOO siap menghadirkan lebih banyak inovasi PHEV untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia di masa depan.
Bagi para penggemar otomotif yang mencari kendaraan ramah lingkungan dengan performa unggulan, JAECOO J7 SHS adalah pilihan ideal yang menggabungkan efisiensi bahan bakar, teknologi canggih, dan kenyamanan berkendara dalam satu paket premium.

