Rodagilas.com, Jakarta, 16 Juni 2025 — Setelah tampil menggigit di Shanghai, Jaguar TCS Racing kembali membidik podium di Putaran ke-12 ABB FIA Formula E 2024/25 yang akan digelar di Jakarta, Sabtu 21 Juni mendatang. Bertempat di sirkuit jalan raya sepanjang 2,37 km yang ikonik, tim asal Inggris ini membawa momentum positif dan semangat baru untuk terus menantang batas kecepatan di ibu kota Indonesia.
Nick Cassidy, pembalap asal Selandia Baru, tampil cemerlang di Shanghai dengan membawa pulang kemenangan dari pole position pertamanya musim ini. Kemenangan ini sekaligus menjadi pembuktian bagi mobil #37 Jaguar I-TYPE 7, yang telah menunjukkan performa luar biasa dalam berbagai kondisi. Kini, Cassidy bersiap untuk melanjutkan tren positifnya di Jakarta, tempat yang sebelumnya juga menyuguhkan drama dan kejutan di setiap lapnya.
Jakarta bukanlah lintasan asing bagi Jaguar. Justru sebaliknya, Mitch Evans, pembalap veteran Jaguar dengan mobil #9, telah membuktikan bahwa sirkuit panas ibu kota adalah ladang emasnya. Evans berhasil menang saat debut Jakarta E-Prix 2022 dan kembali naik podium di 2023. Walau musim ini belum sepenuhnya berpihak padanya, semangat juara dan determinasi tetap menjadi bahan bakar utamanya.
James Barclay, Team Principal Jaguar TCS Racing, menyampaikan optimismenya, “Kemenangan di Cina adalah dorongan besar bagi kami. Ini bukti bahwa saat semua berjalan mulus, Jaguar I-TYPE 7 punya kemampuan untuk mendominasi. Kami datang ke Jakarta dengan fokus tinggi dan target jelas: kembali naik podium.”
Barclay juga menekankan pentingnya konsistensi dan kerja tim, “Nick tampil luar biasa musim ini, meski sempat dihalangi hasil yang kurang memuaskan. Tapi sekarang, kepercayaan dirinya sedang tinggi. Mitch juga tidak kalah berbahaya di Jakarta. Kombinasi keduanya memberi kami rasa percaya diri untuk kembali bersinar.”
Mitch Evans pun tak sabar kembali ke lintasan favoritnya. “Jakarta selalu punya tempat spesial buat saya. Atmosfernya unik, tantangannya nyata, dan dukungan fans di sini luar biasa. Setelah Shanghai, kami punya banyak data yang bisa dimaksimalkan agar tampil lebih tajam lagi,” katanya.
Sementara itu, Cassidy memancarkan energi baru usai kemenangan perdananya. “Kemenangan di Shanghai itu emosional. Tapi sekarang waktunya kerja lagi. Jakarta adalah tantangan baru, dan kami siap. Tim sudah bekerja keras, dan saya ingin membayar kepercayaan mereka dengan hasil terbaik,” ujarnya penuh semangat.
Jaguar TCS Racing bukan tim biasa. Mereka adalah pelopor: pabrikan mobil mewah pertama yang masuk Formula E sejak 2016. Tahun lalu, mereka mencetak sejarah dengan memenangkan Kejuaraan Dunia Tim Formula E 2024, sekaligus menyabet Trofi Produsen lewat mobil I-TYPE 6.
Musim ini, Formula E memasuki era baru: GEN3 Evo. Teknologi mobil semakin canggih, dengan sistem all-wheel drive di fase kualifikasi dan balapan tertentu. Evans dan Cassidy, yang masing-masing menutup musim lalu di posisi dua dan tiga klasemen pembalap, tetap jadi andalan tim untuk membawa pulang gelar di musim ke-11 ini.
Formula E bukan sekadar ajang balap, tapi panggung inovasi dan keberlanjutan. Balapan digelar di tengah kota besar seperti Tokyo, São Paulo, hingga Monako — termasuk Jakarta, yang jadi sorotan dunia setiap kali lintasan dibuka. Tak hanya adu cepat, Formula E juga jadi laboratorium berjalan untuk teknologi kendaraan listrik masa depan.
Di balik performa gemilangnya, Jaguar TCS Racing punya misi besar: Race to Innovate dan Race to Inspire. Tim ini bukan hanya ingin menang di lintasan, tapi juga menciptakan dampak positif melalui pengembangan teknologi ramah lingkungan dan pemberdayaan komunitas global, termasuk generasi muda yang jadi insinyur masa depan.
Akhir pekan ini, semua mata akan tertuju pada Jakarta. Dan Jaguar TCS Racing datang bukan untuk sekadar tampil — mereka datang untuk menang.

