Rodagilas.com, Jakarta, 19 Juni 2025 – Rute Jakarta-Bandung sudah jadi langganan bagi pencinta jalan-jalan, baik untuk liburan keluarga maupun urusan kerja. Tapi minggu ini, rute legendaris itu jadi saksi pembuktian bahwa teknologi hybrid sudah naik level. PT Chery Sales Indonesia (CSI) membawa TIGGO 8 CSH dalam kegiatan bertajuk “Chery TIGGO 8 CSH Driving Experience” sebagai ajang pembuktian bahwa efisiensi, teknologi pintar, dan kenyamanan bisa menyatu sempurna di satu mobil.
Kegiatan ini bukan cuma trip biasa. Ini adalah bagian dari campaign besar “Extreme Challenge – Chery Safety Battery Test” yang sudah dimulai sejak awal minggu. Salah satu momen paling menarik terjadi di PIK, Jakarta Utara, saat sistem baterai Chery dites dengan cara tak biasa—direndam di air laut selama 54 jam! Hasilnya? Baterai hybrid ini tetap hidup dan siap gas lagi. Standar sertifikasinya bahkan lebih tinggi dari IP68. Nggak heran kalau Chery makin percaya diri menyebut TIGGO 8 CSH sebagai “The Best Hybrid, Better Than EV“.
Menurut Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT CSI, keunggulan TIGGO 8 CSH bukan hanya di atas kertas. “Kami ingin tunjukkan langsung, bahwa SUV 7-seater ini adalah solusi mobilitas modern yang lebih realistis dibanding EV. Dari fitur ADAS, perintah suara, hingga kenyamanan berkendara di jalan tol Cipularang yang penuh tantangan, semua kami buktikan langsung,” ungkapnya.
Nah, bagian paling seru datang dari tantangan Fuel Consumption Challenge. Semua peserta diminta berkendara dari Jakarta ke Bandung dan kembali, sambil mencatat efisiensi bahan bakar. Hasilnya bikin melongo—59,17 km/liter dalam mode kombinasi Pure EV dan HEV untuk perjalanan satu arah, dan 28,1 km/liter dalam mode HEV untuk perjalanan pulang-pergi. Efisiensi yang bahkan bikin city car pun minder.
Salah satu alasan kenapa hasilnya bisa segahar itu adalah teknologi Chery Super Hybrid (CSH) generasi kelima. Perpaduan mesin 1.5L Turbo DHE, dua motor listrik, dan transmisi pintar Dedicated Hybrid Transmission (DHT) bikin akselerasi dari 0-100 km/jam tuntas dalam 8,5 detik. Daya jelajah? Sampai 1.300 km untuk satu kali isi penuh bahan bakar dan baterai.
Buat yang sering bolak-balik dalam kota, mode listrik murninya bisa menempuh 90–110 km. Plus, fitur fast charging dari 30% ke 80% hanya butuh 20 menit. Jadi bisa ngopi sebentar, mobil sudah siap jalan lagi.
Dari sisi interior, TIGGO 8 CSH ini nggak main-main. Kabin dilengkapi layar sentuh 15,6 inci, sistem audio Sony dengan 12 speaker, dan fitur “Queen Seat” untuk pengalaman duduk mewah lengkap dengan pijatan. Ada 10 airbag, dan 14 fitur ADAS juga aktif menjaga keselamatan sepanjang perjalanan.
Menambah kenyamanan, Chery juga membenamkan teknologi Dual Hydraulic Mount dan Dual Mass Flywheel. Dua teknologi ini bekerja sama meredam getaran dan suara mesin, membuat perjalanan tetap tenang meski melaju kencang. Bagi keluarga yang bawa anak kecil, kenyamanan ini jelas jadi nilai plus.
Fitur unik lainnya adalah Nap Mode dan V2L (Vehicle-to-Load). Saat istirahat di tengah jalan atau camping, mobil bisa jadi sumber daya listrik untuk alat outdoor tanpa suara bising atau emisi. Bayangkan ngopi di Lembang, sambil ngecas drone langsung dari mobil!
Pengalaman di rute ikonik Jakarta-Bandung ini secara gamblang memperlihatkan bahwa TIGGO 8 CSH bukan sekadar mobil hybrid biasa. Mobil ini adalah definisi baru dari SUV pintar, efisien, dan nyaman yang cocok untuk mobilitas keluarga Indonesia masa kini.
Dengan semua keunggulan yang dibuktikan secara langsung di hadapan media nasional dan internasional, Chery TIGGO 8 CSH siap mendominasi pasar hybrid Indonesia. Karena pada akhirnya, konsumen Indonesia butuh lebih dari sekadar janji efisiensi—mereka butuh pembuktian nyata.

