Rodagilas.com, Tangerang, 24 September 2024 – Mengawali langkah besar dalam dunia kendaraan listrik, Kupprum, perusahaan motor listrik lokal asal Surabaya, resmi memperkenalkan inovasi terbarunya di ajang Indonesia Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025. Produk yang menjadi sorotan utama adalah Nomad, sebuah prototipe motor listrik petualang ringan yang diklaim sebagai yang pertama di kelasnya di Indonesia.
Bersama perkenalan produk ini, diketahui pula ada tiga produk terbaru dari Kupprum yang diperkenalkan sekaligus: Aergo Rp 99,000,000, URBX Rp 24,900,000, dan tentu saja, Nomad yang dibanderol seharga Rp 59,999,000 on the road Surabaya.


Peluncuran ini menandai tonggak penting bagi Kupprum, menegaskan keseriusan mereka dalam menciptakan kendaraan listrik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu menaklukkan berbagai kondisi jalanan di Indonesia.


Sejak didirikan pada 2018, Kupprum perlahan namun pasti menapaki perjalanan panjang, mempelajari komponen, merakit, hingga menghasilkan prototipe yang akhirnya mampu diproduksi secara internal. Visi mereka adalah menciptakan motor listrik sederhana, tahan banting, dan mampu beradaptasi dengan karakter jalanan Indonesia yang beragam.
Kupprum yakin bahwa masa depan motor listrik di tanah air tidak hanya soal efisiensi energi; tetapi juga tentang bagaimana kendaraan ini mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang bebas hambatan di berbagai medan. Filosofi inilah yang melatarbelakangi penciptaan Nomad, motor listrik petualang ringan yang mereka sebut bukan sekadar kendaraan, melainkan “alat kebebasan”. Dengan desain yang kokoh dan over-engineered, Nomad diharapkan mampu menjadi teman perjalanan sejati masyarakat yang gemar eksplorasi keindahan Indonesia.
Dirancang dengan filosofi over-engineered, setiap komponen Nomad dipilih dan diuji secara ketat untuk memastikan ketangguhannya di medan paling ekstrem sekalipun. Rangka, suspensi, dan struktur rangka dibuat dengan pendekatan berorientasi daya tahan maksimal, sehingga mampu bertahan di jalur berbatu, tanah lunak, ataupun jalanan licin yang sering ditemui pengendara petualang. Bobot Ringan di bawah 150 kg juga dipastikan tidak mengurangi kestabilan dan kenyamanan saat digunakan melintasi berbagai terrain.
Motor listrik yang digunakan adalah geared mid-drive dengan torsi tinggi, mampu menaklukkan jalur off-road yang menantang dengan estimasi jarak tempuh hingga 150-200 km di medan campuran. Baterai Lithium-ion terbesar dengan kapasitas 42 kWh mendukung kemampuan ini dan didukung teknologi fast-charging, sehingga pengisian baterai dari 0 sampai 100% hanya memakan waktu 2,5 jam, menjadikannya solusi ideal untuk petualang dan penggemar mobilitas hijau yang produktif.
Khusus bagi mereka yang menginginkan performa maksimal, Nomad dirancang dengan geometri ADV (Adventure) yang stabil dan manuver optimal. Suspensi ber-travel panjang, khususnya bagian belakang, memastikan kenyamanan bahkan saat melintasi jalur berbatu dan tanah berkerikil. Dukungan teknologi dan desain ini menjadikan Nomad bukan sekadar kendaraan, tapi juga solusi nyata bagi masyarakat Indonesia yang ingin menjelajah luar kota dan pedesaan tanpa khawatir akan performa dan keandalan.
Selain aspek teknis, Kupprum menegaskan bahwa seluruh proses pengembangan dan manufaktur dilakukan secara internal di Surabaya, menunjukkan kemandirian industri kendaraan listrik nasional.
“Nomad adalah representasi visi kami sejak awal, bahwa anak bangsa mampu menciptakan kendaraan listrik yang relevan, tangguh, dan berdaya saing global, kami ingin membuktikan bahwa Indonesia tidak hanya konsumen, tetapi juga pencipta inovasi kendaraan listrik dan akan dipasarkan di pertengahan tahun 2026 yang akan datang,” ungkap Cynthia Taran, Team Commercial Kuprrum

