Rodagilas.com, Medan 18 Desember 2025 – PT Chery Sales Indonesia (CSI) menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat Kota Medan, Sumatera Utara, yang terdampak bencana banjir dalam beberapa waktu terakhir. Curah hujan tinggi yang terjadi secara berkelanjutan menyebabkan genangan air meluas di sejumlah wilayah permukiman, mengganggu aktivitas warga hingga memaksa sebagian masyarakat mengungsi demi keselamatan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, sejak 26 November 2025 banjir tercatat berdampak pada 11 kecamatan dan 28 kelurahan yang mencakup 128 lingkungan. Sebanyak 7.402 rumah dilaporkan terdampak, dengan 1.839 warga harus mengungsi dan 645 lainnya dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Situasi ini menuntut perhatian dan respons cepat dari berbagai pihak.
Sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), Chery menyalurkan bantuan tanggap bencana kepada masyarakat terdampak melalui BPBD Kota Medan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, di Gedung PKK Petisah, Medan, sebagai bagian dari koordinasi resmi penanganan bencana.
Bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak warga terdampak, mulai dari bahan makanan, air bersih, hingga kebutuhan dasar lainnya. Melalui koordinasi dengan BPBD, distribusi bantuan dilakukan secara terstruktur dan transparan agar tepat sasaran dan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan di lapangan.
“Chery menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah banjir yang dialami masyarakat Kota Medan. Kami memahami situasi ini membawa tantangan besar bagi banyak keluarga. Oleh karena itu, Chery ingin hadir tidak hanya melalui bantuan kemanusiaan, tetapi juga dukungan berkelanjutan bagi konsumen kami yang terdampak,” ujar Rifkie Setiawan, Head of Brand and Marketing PT Chery Sales Indonesia.
Lebih lanjut, Rifkie menegaskan bahwa ESG bagi Chery bukan sekadar konsep di atas kertas. Kepedulian terhadap manusia dan lingkungan menjadi bagian dari strategi dan operasional perusahaan. Pendekatan ini diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak langsung, terutama di saat masyarakat menghadapi kondisi sulit akibat bencana alam.
Selain bantuan kemanusiaan, Chery juga menghadirkan program layanan purnajual khusus bertajuk “Chery Flood Care” bagi konsumen yang kendaraannya terdampak banjir dan longsor, termasuk di wilayah Medan. Program ini dirancang untuk membantu pemulihan mobilitas konsumen agar dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Program “Chery Flood Care” berlaku mulai 1 Desember 2025 hingga 30 Januari 2026. Fasilitas yang diberikan meliputi layanan towing gratis ke bengkel resmi Chery terdekat, diskon 50 persen untuk suku cadang terkait perbaikan dampak banjir dan longsor dengan nilai maksimal Rp5.000.000 per kendaraan, serta tambahan diskon 10 persen untuk biaya jasa perbaikan di bengkel resmi Chery yang berpartisipasi.
Untuk memastikan pendampingan menyeluruh, Chery juga menyediakan layanan darurat dan konsultasi teknis 24 jam melalui Customer Care 0800-1-797979 bebas pulsa. Konsumen dapat memperoleh panduan penanganan awal kendaraan pasca banjir, termasuk langkah-langkah aman sebelum kendaraan dibawa ke bengkel resmi.
“Mobilitas merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Melalui Chery Flood Care, kami berharap proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat. Kendaraan yang terdampak banjir memerlukan pemeriksaan menyeluruh, dan bengkel resmi Chery siap memberikan standar layanan terbaik dengan suku cadang asli demi keselamatan jangka panjang,” tambah Rifkie.
Melalui rangkaian inisiatif donasi dan layanan purnajual ini, Chery menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai ESG dan semangat Chery Family Care. Tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, Chery berupaya memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan, terutama di saat solidaritas dan kepedulian menjadi hal yang paling dibutuhkan.

