Rodagilas.com, Zhengzhou, 15 Januari 2026 Build Your Dreams (BYD) kembali menegaskan posisinya sebagai pemain global New Energy Vehicle (NEV) dengan cara yang tidak biasa. Melalui Sirkuit All-Terrain BYD di Zhengzhou, Tiongkok, BYD menghadirkan pengalaman berkendara ekstrem yang bukan sekadar demonstrasi produk, melainkan pembuktian langsung bahwa kendaraan listrik mampu berdiri sejajar bahkan melampaui kendaraan konvensional dalam berbagai kondisi paling menantang.
Diresmikan pada Agustus 2025, fasilitas ini dibangun di atas lahan seluas 198.700 meter persegi dan dirancang sebagai pusat pengalaman teknologi NEV pertama di Tiongkok yang sepenuhnya berbasis all-terrain. Di sinilah tanjakan curam, lintasan berbatu, permukaan licin, genangan air, hingga rintangan off-road ekstrem menjadi ruang uji nyata bagi sistem penggerak listrik, kendali elektronik, dan manajemen energi BYD.
Berbeda dari pendekatan konvensional, BYD memosisikan sirkuit ini sebagai sarana edukasi publik. Teknologi tidak hanya dipamerkan, tetapi dialami langsung. Melalui undangan kepada media nasional dan content creator otomotif, BYD membuka akses luas agar publik dapat memahami bagaimana kendaraan listrik bekerja dalam skenario ekstrem maupun penggunaan harian, membangun kepercayaan lewat pengalaman, bukan klaim semata.
“Sirkuit All-Terrain BYD kami rancang sebagai ruang pengalaman teknologi yang utuh. Pengunjung bisa melihat, memahami, dan merasakan langsung bagaimana sistem NEV bekerja dalam berbagai kondisi nyata. Bagi kami, inovasi harus dapat diakses dan memberi manfaat langsung, sejalan dengan filosofi Technology for All,” ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia.
Mengusung konsep all-terrain, sirkuit ini menghadirkan beragam zona pengalaman yang merepresentasikan spektrum mobilitas modern. Mulai dari Low-Friction Ring, Intelligent Parking, Kick-Plate, hingga simulasi Megawatt Flash Charging, setiap zona dirancang untuk menunjukkan fungsi teknologi secara presisi dan kontekstual. Tidak ada gimmick yang ada adalah simulasi teknis berbasis kondisi dunia nyata.
Zona Low-Friction Ring menjadi sorotan utama. Lintasan melingkar berdiameter 44 meter ini menggunakan 30.000 balok basalt halus dengan lapisan air tipis, menciptakan tingkat gesekan ekstrem layaknya es. Dalam kondisi minim traksi tersebut, sistem kontrol elektronik BYD bekerja dalam hitungan milidetik, memungkinkan kendaraan tetap stabil bahkan saat melakukan manuver ekstrem seperti drifting terkendali.
Pengalaman berlanjut pada demonstrasi e3 Platform di DENZA Z9GT. Dengan konfigurasi tiga motor independen, sistem ini memungkinkan distribusi torsi presisi di setiap roda. Fitur seperti Compass Turn dan Crab Walk memperlihatkan bagaimana kendaraan dapat bermanuver di ruang sempit dengan cara yang sebelumnya sulit dibayangkan pada kendaraan konvensional.
Teknologi Intelligent Parking juga ditampilkan sebagai bukti bahwa otomasi bukan lagi masa depan, melainkan realitas. Melalui DENZA N9, kendaraan mampu melakukan parkir otonom penuh tanpa pengemudi berada di dalam mobil. Presisi tinggi dan respons intuitif menunjukkan bagaimana kecerdasan buatan diterapkan secara praktis dalam kehidupan sehari-hari.
Pada zona Kick-Plate dan Dynamic Paddock, pengunjung diajak memahami peran sistem keselamatan aktif. Gangguan mendadak pada roda, permukaan licin, hingga manuver slalom memperlihatkan bagaimana sistem stabilitas BYD bekerja secara real time. Teknologi di sini bukan pelengkap, melainkan mitra aktif pengemudi dalam situasi darurat.
Untuk menguji performa batas atas, Race Track sepanjang 1.758 meter dengan sembilan tikungan menghadirkan pengalaman kecepatan tinggi. Akselerasi, handling, dan stabilitas diuji secara agresif, membuktikan bahwa kendaraan listrik tidak kehilangan karakter performa. Sebaliknya, respons instan motor listrik justru memberi keunggulan tersendiri.
Zona Off-Road Park dan Indoor Sand Dune menjadi puncak pengalaman ekstrem. Dengan kemiringan hingga 42 derajat dan lintasan pasir setara Gurun Alxa, BYD menunjukkan bahwa NEV mampu menaklukkan medan yang selama ini identik dengan mesin konvensional. Ditambah teknologi Megawatt Flash Charging yang mampu mengisi daya 20–80% dalam lima menit, BYD menutup celah terbesar kendaraan listrik: waktu dan jarak.
Melalui Sirkuit All-Terrain ini, BYD tidak hanya membangun fasilitas, tetapi ekosistem pembelajaran teknologi global. Pendekatan berbasis pengalaman ini relevan bagi pasar dengan karakter beragam seperti Indonesia, dari lalu lintas urban hingga medan luar kota. BYD menegaskan bahwa kendaraan listrik bukan kompromi, melainkan evolusi nyata menuju mobilitas yang tangguh, aman, dan berkelanjutan.

