Rodagilas.com, Jakarta, 19 Januari 2026 – PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali mengirim sinyal kuat ke pasar otomotif nasional dengan menghadirkan Honda Brio Satya S CVT. Varian anyar ini menjadi jawaban langsung atas meningkatnya minat konsumen terhadap transmisi otomatis di segmen Low Cost Green Car (LCGC), sekaligus membuka akses lebih luas terhadap teknologi CVT Honda yang selama ini identik dengan kelas di atasnya.
Masuknya Brio Satya S CVT bukan sekadar penambahan varian, melainkan langkah strategis Honda dalam membaca perubahan pola konsumsi. Mobil tak lagi sekadar alat transportasi, tetapi partner harian yang dituntut praktis, nyaman, dan mudah dikendarai, terutama di tengah lalu lintas perkotaan yang kian padat. Di titik inilah transmisi otomatis menjadi kebutuhan, bukan lagi kemewahan.
Honda membekali Brio Satya S CVT dengan teknologi Continuously Variable Transmission (CVT) yang telah digunakan pada berbagai model Honda di segmen lebih tinggi. Teknologi ini memungkinkan akselerasi berjalan halus tanpa perpindahan gigi konvensional, menghadirkan sensasi berkendara yang lebih nyaman, minim hentakan, dan terasa natural bahkan bagi pengemudi pemula.
Keunggulan CVT Honda tidak berhenti pada kenyamanan. Sistem ini dirancang untuk menjaga efisiensi bahan bakar sekaligus keandalan penggunaan jangka panjang. Karakter tersebut sejalan dengan profil konsumen LCGC yang mengutamakan efisiensi biaya kepemilikan, durabilitas, serta kemudahan perawatan tanpa harus mengorbankan rasa berkendara.
Di balik kap mesin, Honda Brio Satya S CVT mengandalkan mesin 1.200 cc 4-silinder yang telah teruji. Mesin ini menghasilkan tenaga 90 PS pada 6.000 rpm dan torsi 110 Nm pada 4.800 rpm. Dipadukan dengan transmisi CVT, kombinasi ini menawarkan keseimbangan ideal antara performa responsif dan pengendalian yang ringan untuk kebutuhan mobilitas harian.
Dari sisi fitur dan desain, varian S CVT tetap mempertahankan kelengkapan yang telah menjadi standar Brio Satya. Sentuhan pada desain velg serta pemilihan material menampilkan kesan modern dan fungsional, tanpa keluar dari karakter Brio sebagai mobil ringkas yang lincah dan mudah dikendalikan di berbagai kondisi jalan.
Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, menegaskan bahwa kehadiran varian ini merupakan respons langsung terhadap kebutuhan pasar. “Penambahan Brio Satya S CVT adalah langkah kami menghadirkan pilihan yang semakin relevan. Kami ingin konsumen merasakan kemudahan berkendara otomatis yang efisien, terjangkau, dan tetap fun to drive, tanpa meninggalkan value utama Honda Brio,” ujarnya.
Selama bertahun-tahun, Honda Brio telah menjadi salah satu tulang punggung penjualan Honda di Indonesia. Model ini dikenal luas sebagai mobil pertama pilihan keluarga muda berkat desain stylish, efisiensi bahan bakar, serta reputasi kemudahan perawatan. Kehadiran varian CVT semakin mempertegas posisi Brio sebagai produk yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Honda Brio Satya S CVT dipasarkan dengan harga Rp 183.500.000 (OTR Jakarta untuk kepemilikan mobil pertama). Dengan banderol tersebut, Honda secara agresif membawa teknologi CVT masuk ke jantung segmen LCGC, menjadikannya lebih inklusif dan mudah dijangkau oleh konsumen yang mendambakan kenyamanan transmisi otomatis.
Melalui peluncuran ini, Honda tidak hanya memperluas lini produk, tetapi juga menaikkan standar di kelas LCGC. Brio Satya S CVT menjadi bukti bahwa mobil terjangkau pun bisa menawarkan teknologi matang, karakter berkendara yang menyenangkan, serta kualitas yang konsisten sebuah paket lengkap untuk mobil pertama generasi masa kini.

