JETOUR DASHING Turun ke IIMS 2026, SUV Urban yang Sengaja Dibuat untuk Menyodok Zona Nyaman

Rodagilas.com, Jakarta, 10 Februari 2026 — JETOUR kembali menegaskan ambisinya di pasar otomotif Indonesia dengan membawa JETOUR DASHING ke ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Model dari lini Family Travel Series ini tampil sebagai representasi pendekatan baru JETOUR dalam membaca kebutuhan mobilitas masyarakat urban, khususnya profesional muda yang menuntut desain progresif, teknologi relevan, dan pengalaman berkendara yang terasa personal.

Kehadiran JETOUR DASHING tidak berdiri sendiri. Model ini menjadi bagian dari strategi global JETOUR melalui ekosistem Travel+, sebuah filosofi yang memandang kendaraan bukan sekadar alat transportasi, melainkan partner perjalanan yang mendukung gaya hidup modern. Pendekatan ini menempatkan pengalaman pengguna sebagai pusat pengembangan produk, mulai dari desain hingga fitur yang menyentuh aktivitas sehari-hari.

Sejak berdiri pada 2018, JETOUR mencatat pertumbuhan agresif di pasar global. Hingga awal 2026, merek ini telah hadir di lebih dari 100 negara dengan dukungan lebih dari 2.000 jaringan showroom, serta membukukan penjualan kumulatif lebih dari 2,15 juta unit di seluruh dunia. Angka tersebut menjadi fondasi kuat bagi JETOUR untuk terus memperluas penetrasi pasar, termasuk Indonesia yang dinilai memiliki karakter konsumen dinamis dan terbuka terhadap inovasi.

“JETOUR DASHING merupakan salah satu model dengan penerimaan pasar paling kuat sepanjang pertumbuhan JETOUR,” ujar Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia. “Melalui varian Inspira, kami menghadirkan spesifikasi yang lebih tinggi untuk mendukung gaya hidup profesional dan keluarga muda, dengan tetap menjaga fungsionalitas dan harga yang kompetitif di kelasnya.”

Secara visual, JETOUR DASHING Inspira tampil dengan karakter SUV yang lebih tegas melalui penggunaan roda 19 inci yang memberikan proporsi lebih berisi. Kesan premium diperkuat oleh kehadiran pintu bagasi elektrik dengan fitur memory height serta auto-folding mirror dengan proyeksi laser ke lantai. Detail ini bukan sekadar estetika, melainkan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman yang terasa personal sejak pertama kali mendekati kendaraan.

Masuk ke dalam kabin, DASHING menawarkan suasana yang lapang dan imersif. Panoramic Sky Roof berukuran 75 inci membentang luas, menghadirkan cahaya alami yang membuat kabin terasa hidup. Dua layar berukuran 10,25 inci menyajikan informasi kendaraan dan hiburan dengan tampilan intuitif, sementara sistem audio 6 speaker dirancang untuk menemani perjalanan harian di tengah ritme kota yang padat.

Aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam pengembangan JETOUR DASHING. SUV ini dibekali enam airbag serta rangkaian fitur keselamatan aktif Intelligence Driving Assistant. Teknologi seperti Blind Spot Detection, Rear Cross Traffic Alert, Door Open Warning, hingga 540° JETOUR Surround Vision dirancang untuk membantu pengemudi menghadapi situasi lalu lintas urban yang dinamis dengan rasa percaya diri lebih tinggi.

Pada IIMS 2026, JETOUR DASHING ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 345.800.000 (OTR Jakarta). Selama pameran berlangsung, JETOUR menghadirkan berbagai program penjualan eksklusif, mulai dari voucher F&B Black Owl senilai Rp 5.000.000 untuk konsumen terpilih, program Lucky Dip dengan hadiah hingga Rp 5.000.000, hingga souvenir eksklusif JETOUR yang dirancang khusus untuk momentum pameran ini.

Pengunjung juga diajak merasakan langsung karakter berkendara JETOUR DASHING Inspira melalui sesi test drive yang tersedia sepanjang IIMS 2026. Setiap peserta test drive mendapatkan fasilitas refreshment serta voucher F&B senilai Rp 300.000, menjadikan pengalaman mencoba kendaraan terasa lebih santai dan menyenangkan.

Melalui kehadiran JETOUR DASHING di IIMS 2026, JETOUR menegaskan posisinya sebagai merek yang tidak hanya menjual produk, tetapi menawarkan gaya hidup. DASHING hadir sebagai jawaban bagi konsumen urban yang menginginkan SUV modern dengan desain berani, teknologi relevan, dan nilai kepemilikan yang masuk akal, tanpa kehilangan identitas personal dalam setiap perjalanan.