• August 9, 2026 10:27

Rodagilas.com

Berita seputar otomotif

Rodagilas.com, Tangerang, 7 Agustus 2026 — Bagi banyak perusahaan, kesuksesan seringkali diukur dari angka penjualan, unit kendaraan yang terjual, atau pangsa pasar yang terus membesar. Tapi bagi Hino, kontribusi kepada Indonesia tidak berhenti di situ. Perusahaan ini percaya bahwa kehadiran industri otomotif harus memberi manfaat yang lebih luas: bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi mendatang.

Itulah sebabnya PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) kini menghadirkan dua program tanggung jawab sosial yang menyentuh dua sisi kehidupan penting: laut dan pertanian berkelanjutan. Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bukti bahwa Hino ingin menjadi penggerak transportasi negeri yang juga peduli pada keseimbangan alam dan kesejahteraan masyarakat.

Program pertama bertajuk The Journey of Hope: Protecting Sea Turtle Hatchlings for Sustainable Ocean. Dijalankan bersama BenihBaik, fokusnya adalah melindungi tukik penyu yang merupakan bagian penting dari ekosistem laut Indonesia. Dukungan ini mencakup pemberian pakan, perawatan berkala, hingga pelepasan tukik ke habitat alaminya agar populasi penyu tetap terjaga secara berkelanjutan.

Program kedua adalah Planting Hope: Growing Independence Through a Sustainable Greenhouse. Berkolaborasi dengan Yayasan Al Ikhlas Ciracas, Serang, Banten, Hino mendukung pembangunan rumah kaca yang nantinya bisa menjadi sarana pembelajaran pertanian produktif, pelatihan keterampilan, dan pusat pemberdayaan masyarakat, termasuk para santri dan peserta binaan yayasan.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis dalam sebuah acara di booth Hino, GIIAS 2026. Erwin Walesa, HCGA CARM Division Head HMSI, menyerahkan dukungan kepada Greeny S Dewayanti dari BenihBaik dan Koko Swara, Ketua Yayasan Al Ikhlas Serang Banten. Momen ini menjadi tanda bahwa aksi nyata terhadap lingkungan dan masyarakat bisa dimulai dari kolaborasi yang sederhana namun berkelanjutan.

Melalui program perlindungan tukik, Hino tidak hanya membantu menjaga populasi penyu, tetapi juga menjaga kesehatan ekosistem laut yang menjadi sumber kehidupan banyak masyarakat pesisir. Penyu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan terumbu karang dan rantai makanan laut, sehingga pelestariannya bukan hanya soal menyelamatkan satu spesies, melainkan menjaga seluruh sistem alam di sekitarnya.

Greeny S Dewayanti dari BenihBaik menilai langkah ini sangat berarti. “Kami mengapresiasi kepedulian Hino terhadap kelestarian lingkungan. Program pelestarian tukik ini menjadi langkah nyata yang tidak hanya menjaga ekosistem laut, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, program rumah kaca di Serang Banten membawa dampak yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Fasilitas ini tidak hanya digunakan untuk bertani, tetapi juga sebagai tempat belajar, berbagi keterampilan, dan membangun kemandirian ekonomi. Dengan konsep pertanian berkelanjutan, diharapkan masyarakat sekitar dapat mengembangkan usaha yang ramah lingkungan sekaligus meningkatkan penghasilan.

Bagi Yayasan Al Ikhlas, dukungan ini menjadi modal untuk memperluas dampak sosial yang selama ini dijalankan. Rumah kaca ini nantinya tidak hanya mengajarkan cara bertani, tetapi juga bagaimana mengelola hasil panen menjadi usaha yang mandiri, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh banyak orang.

Erwin Walesa menegaskan bahwa program CSR ini merupakan bagian dari identitas Hino sebagai perusahaan yang tidak hanya menjual kendaraan, tetapi juga peduli pada kehidupan masyarakat dan lingkungan. “Kami ingin menunjukkan bahwa kontribusi Hino tidak hanya diwujudkan melalui produk dan layanan transportasi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan BenihBaik dan Yayasan Al Ikhlas menjadi bukti bahwa dampak besar tidak selalu harus dimulai dari proyek yang mahal atau megah. Yang paling penting adalah kesinambungan, kebersamaan, dan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami percaya keberlanjutan akan tercipta ketika dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dapat tumbuh dan bergerak bersama,” jelas Erwin Walesa. Dalam pandangan ini, CSR bukanlah tambahan di luar bisnis utama, melainkan bagian dari bagaimana bisnis seharusnya berjalan: memberi manfaat, menjaga keseimbangan, dan membangun masa depan.

Bagi Hino, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kendaraan yang andal, jaringan layanan yang luas, atau kepuasan pelanggan. Keberhasilan juga diukur dari seberapa jauh perusahaan bisa hadir dalam kehidupan masyarakat, menjaga lingkungan, dan menciptakan peluang bagi mereka yang membutuhkan.

Melalui dua program ini, Hino ingin menginspirasi lebih banyak pihak untuk melihat bahwa tanggung jawab sosial bukanlah beban, melainkan peluang untuk tumbuh bersama. Ketika perusahaan tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga pada dampak, maka akan tercipta masa depan transportasi yang lebih adil, hijau, dan bermanfaat bagi semua pihak.

Selaras dengan semangat “Hino Untuk Indonesia – Penggerak Transportasi Negeri”, Hino akan terus menghadirkan kontribusi yang tidak hanya mendukung mobilitas, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan masa depan Indonesia.