Rodagilas.com, Jakarta – Sebanyak 120 unit mesin ICE telah diberikan kepada 98 sekolah kejuruan dan 2 universitas di Jawa Tengah. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pendidikan vokasional dan teknis di daerah tersebut, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memberikan para siswa kesempatan untuk belajar dengan peralatan yang sesuai dengan standar industri.
Inisiatif ini diharapkan dapat membantu siswa memperoleh keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, sehingga mereka lebih siap untuk memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan mereka.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Ainun Rojik mengungkapkan apresiasi terhadap program Wuling Bakti Pendidikan ini. “Wuling telah membuat progres yang signifikan di daerah ini, membawa dunia vokasi ke arah yang lebih maju. Kerjasama dengan industri adalah sebuah keniscayaan dalam revitalisasi pendidikan vokasi. Tanpa melibatkan industri, pendidikan vokasi tidak akan efektif. Link and match antara industri dan vokasi sangat penting, dan industri harus menjadi partner dalam memajukan dunia vokasi, terutama di Jawa Tengah. Dengan bersinergi, Wuling dan SMK di Jawa Tengah akan semakin maju,” ungkapnya.
Pernyataan ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara sektor pendidikan dan industri dalam mengembangkan pendidikan vokasional yang relevan dan efektif. Dengan melibatkan perusahaan seperti Wuling, siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar dengan teknologi dan peralatan terbaru, serta mendapatkan wawasan langsung dari praktisi industri. Hal ini memastikan bahwa lulusan dari program vokasi memiliki keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang baik di masa depan.
Tidak hanya itu, Wuling meneruskan program ini dengan acara penyerahan yang diselenggarakan di SMK Muhamadiyah Imogiri pada 27 Juni 2024 kepada 69 sekolah kejuruan dan 4 universitas di provinsi D.I. Yogyakarta. Tercatat total 120 unit mesin ICE disumbangkan kepada sekolah kejuruan dan universitas tersebut untuk keperluan studi dan praktik siswa di bidang otomotif.
“Bantuan ini sangat sesuai dengan bidang SMK dan diharapkan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh siswa dan mahasiswa. Semoga fasilitas ini bisa digunakan dengan kreatif, inovatif, dan produktif. Kami berharap SMK terus meningkatkan kerjasama dengan dunia kerja, terutama di bidang otomotif, untuk menciptakan tenaga kerja yang siap bersaing dan berkontribusi pada perkembangan industri.” jelas Dr. Drs. Wardani Sugiyanto, M.Pd., Direktur SMK Kemendikbudristek.
Wuling Bakti Pendidikan merupakan program inisiatif dari Wuling yang telah berjalan mulai dari tahun 2021 dengan berkolaborasi bersama SMK Taruna Bangsa – Pati, SMK Muhammadiyah Imogiri, dan SMK Negeri 1 Singosari. Kemudian, Wuling secara perdana melanjutkan inisiatifnya dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada tahun 2022. Program Wuling Bakti Pendidikan berfokus pada kontribusi dalam bidang pendidikan di Indonesia. Program ini bertujuan untuk mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan dan peserta didik dengan memberikan bantuan berupa fasilitas pendidikan, pelatihan, dan berbagai bentuk dukungan lainnya.
