Daihatsu Tampilkan Inovasi Mobilitas Masa Depan di JMS 2025

Rodagilas.com, JEPANG, 31 Oktober 2025 – Dalam rangka gelaran Japan Mobility Show (JMS) 2025, Daihatsu mengajak rekan media menyelami lebih dekat perjalanan panjang mereka, mulai dari sejarah manufaktur hingga terobosan mobilitas masa depan. Perjalanan ini tidak hanya menampilkan teknologi, tetapi juga membangun pemahaman tentang filosofi Monozukuri—semangat Daihatsu dalam menciptakan kendaraan berkualitas bagi masyarakat global.
Program eksplorasi berlangsung di tiga kota penting: Kyoto, Osaka, dan Tokyo. Dimulai dengan melihat langsung proses produksi kendaraan Daihatsu di pabrik Kyoto, kemudian menelusuri sejarah dan inovasi Daihatsu di Humobility World, hingga menyaksikan sederet mobil konsep futuristis di JMS 2025.
Perhentian pertama di Kyoto Oyamazaki Plant membuka wawasan bagaimana sebuah kendaraan diproduksi dengan standar kelas dunia. Pabrik yang telah beroperasi sejak 1973 ini memiliki luas lebih dari 16 hektar dan kapasitas produksi mencapai 230.000 unit per tahun—sekitar 24% kontribusi dari total produksi Daihatsu di Jepang. Di sinilah model seperti Daihatsu Thor dan Toyota Probox diproduksi dengan takt time kurang dari satu menit per unit, menjadikannya salah satu lini produksi paling efisien dalam industri.
Fasilitas ini juga merupakan tempat bersejarah bagi model legendaris Daihatsu Midget—atau akrab disebut “Bemo” di Indonesia—yang pernah menjadi bagian penting mobilitas rakyat. Usai pembaruan besar pada 2022, pabrik ini tampil lebih modern, produktif, dan ramah lingkungan. Implementasi sistem energi berkelanjutan hingga pemanfaatan robot di area pengecatan berhasil menurunkan emisi karbon hingga 42%. Keseluruhan konsep manufakturnya dibangun berdasarkan filosofi SSC (Simple, Slim, Compact), sehingga efisien untuk proses produksi maupun lingkungan kerja karyawan.
Perjalanan media kemudian berlanjut ke Osaka untuk mengenal sejarah dan budaya Daihatsu lebih dalam di museum Humobility World. Fasilitas berlantai empat ini menampilkan lini produk dari era roda tiga, seperti Daihatsu Midget generasi awal, hingga hadirnya mobil kompak modern yang menjadi solusi mobilitas harian, termasuk model populer untuk pasar Indonesia seperti Daihatsu Ayla. Di sini, pengunjung juga dapat merasakan pengalaman interaktif yang menunjukkan bagaimana teknologi mini vehicle bekerja untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Tidak hanya sejarah, peserta juga mendapat pemaparan eksklusif mengenai Rocky Hybrid yang dikembangkan mandiri oleh Daihatsu. Chief Engineer Product Planning Division DMC, Hiroyuki Tokura, menjelaskan bahwa Rocky e-Smart Hybrid mengusung sistem series hybrid—sepenuhnya digerakkan motor listrik, dengan mesin bensin sebagai generator. Dengan cara ini, Rocky menawarkan sensasi berkendara seperti mobil listrik tanpa perlu pengisian daya eksternal, sekaligus efisiensi bahan bakar terbaik di kelasnya untuk penggunaan dalam kota.
Kunci efisiensi Rocky Hybrid terdapat pada mesin tiga silinder 1.200 cc WA-VEX dengan efisiensi termal mencapai 40%, transaxle ringkas dengan dua motor sejajar, serta baterai Lithium-ion berkapasitas tinggi namun tetap hemat ruang. Teknologi ini menegaskan komitmen Daihatsu dalam menghadirkan kendaraan elektrifikasi yang tetap terjangkau dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Puncak perjalanan berlangsung di Tokyo Big Sight pada JMS 2025. Mengusung tema “DAIHATSUMEI for me. Invented for you. Small but capable.” Daihatsu menghadirkan delapan kendaraan unggulan, termasuk empat mobil konsep yang mencerminkan lompatan inovasi di segmen mini vehicle masa depan. Di antaranya Midget X—solusi mobilitas urban yang lebih aman dari sepeda namun tetap kompak dan praktis; K-OPEN yang menawarkan sensasi FR (Front-engine, Rear-wheel drive) untuk kesenangan berkendara; K-VISION dengan teknologi e-SMART Hybrid; serta KAYOIBAKO-K, kendaraan niaga listrik yang cerdas dan adaptif untuk kebutuhan logistik modern.
Tidak hanya mobil konsep, pengunjung juga dapat melihat lebih dekat model existing dan prototype seperti e-ATRAI, kendaraan niaga BEV dengan daya jelajah ±200 km dan kemampuan suplai daya eksternal untuk keperluan darurat. Performanya yang stabil saat mengangkut muatan menjadikannya mitra ideal dalam bisnis pengiriman last-mile.
Melalui perjalanan ini, Daihatsu mempertegas komitmennya untuk menghadirkan mobilitas yang efisien, ramah lingkungan, dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Dengan filosofi yang berakar kuat pada solusi nyata serta inovasi yang terus bergerak maju, Daihatsu ingin memastikan masa depan mobilitas tetap mampu memberikan kebebasan, kesenangan, dan keberlanjutan bagi semua.