Rodagilas.com, Jakarta, 26 Januari 2026 – Di balik senyum sales consultant, ketelitian teknisi, dan kesigapan customer care di dealer Honda, ada proses panjang yang jarang terlihat publik. PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali membuktikan keseriusannya menjaga standar layanan nasional dengan menggelar Honda National Skill Contest 2026, ajang pembuktian kompetensi sumber daya manusia (SDM) dealer Honda yang telah memasuki penyelenggaraan ke-20.
Digelar pada 22–23 Januari 2026 di Training Center PT HPM, kompetisi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan arena seleksi ketat yang menentukan kualitas layanan Honda di seluruh Indonesia. Kontes ini menjadi fondasi penting untuk memastikan setiap konsumen Honda, di kota besar hingga daerah, mendapatkan pengalaman layanan yang konsisten, profesional, dan terpercaya.
Honda National Skill Contest 2026 diikuti oleh perwakilan terbaik dari seluruh jaringan dealer resmi Honda. Para peserta sebelumnya telah melalui tahapan seleksi berjenjang di lima wilayah Main Dealer Honda, menjadikan kompetisi tingkat nasional ini sebagai panggung final bagi SDM unggulan yang telah teruji di wilayah masing-masing.
Pada babak final nasional, tercatat 87 finalis dari 45 dealer Honda bersaing dalam berbagai kategori strategis. Mereka terdiri dari 17 tenaga penjualan di subkategori Sales Consultant dan Sales Instructor Dealer, 44 teknisi servis di kategori General Repair, Pair Maintenance, dan Service Advisor, serta 8 teknisi Body & Paint. Tak ketinggalan, 9 Spare Parts Staff dan 9 Customer Care Officer turut ambil bagian, menegaskan bahwa kualitas layanan Honda dibangun secara menyeluruh, bukan parsial.
Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, menegaskan bahwa kompetisi ini merupakan investasi jangka panjang Honda terhadap kepuasan pelanggan. “Bagi Honda, kepuasan konsumen adalah prioritas utama. Karena itu, kami terus meningkatkan kualitas SDM dealer yang berinteraksi langsung dengan konsumen. Honda National Skill Contest menjadi sarana untuk mengasah dan mengukur kompetensi agar standar pelayanan Honda tetap konsisten di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Di kategori wiraniaga, peserta diuji bukan hanya soal hafalan produk, tetapi juga kemampuan membaca kebutuhan konsumen. Tes tertulis dan simulasi praktik dirancang untuk mengukur kejelasan komunikasi, ketepatan solusi, hingga etika pelayanan. Honda ingin memastikan setiap tenaga penjualan mampu menjadi konsultan, bukan sekadar penjual.
Sementara itu, kategori servis menjadi medan uji paling teknis dan menantang. Para teknisi dihadapkan pada skenario nyata yang mencerminkan kondisi sehari-hari di bengkel resmi Honda. Mulai dari diagnosis kerusakan, ketepatan prosedur perbaikan, hingga kecepatan dan akurasi kerja, semuanya diuji untuk memastikan kendaraan konsumen ditangani sesuai standar pabrikan.
Pada kategori Spare Parts, peserta dituntut menguasai manajemen dan pengetahuan suku cadang Honda secara menyeluruh. Akurasi, kecepatan, dan pemahaman sistem menjadi kunci, karena kesalahan kecil pada suku cadang dapat berdampak besar pada kualitas servis. Sedangkan di kategori Customer Care, peserta disimulasikan menghadapi beragam karakter konsumen, termasuk situasi komplain yang membutuhkan empati, ketegasan, dan solusi yang tepat.
Melalui Honda National Skill Contest 2026, Honda mempertegas bahwa kualitas layanan bukan hasil kebetulan. Ini adalah buah dari sistem pelatihan, evaluasi, dan regenerasi SDM yang dilakukan secara konsisten. Setiap peserta yang berlaga membawa satu misi utama: menjaga nama baik Honda di mata konsumennya.
Ke depan, HPM menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kompetensi SDM dealer sebagai garda terdepan pelayanan. Dengan standar yang terus diasah melalui ajang seperti Honda National Skill Contest, Honda memastikan bahwa kepercayaan konsumen tidak hanya dijaga, tetapi juga terus diperkuat di setiap titik layanan di Indonesia.

