Rodagilas.com, Jakarta, 25 Februari 2026 – Geely Group menutup partisipasinya di Indonesia International Motor Show dengan satu pesan yang sulit diabaikan: mereka datang bukan sekadar meramaikan, tetapi untuk merebut perhatian pasar otomotif nasional. Sepanjang gelaran IIMS 2026, antusiasme pengunjung terhadap lini kendaraan elektrifikasi Geely melonjak tajam, menghasilkan 1.776 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dan lebih dari 2.000 sesi test drive.
Capaian ini bukan angka biasa. Dalam lanskap industri otomotif yang semakin kompetitif, terutama di segmen elektrifikasi, respons pasar menjadi indikator paling jujur. Geely berhasil membuktikan bahwa produk mereka bukan hanya menarik di atas kertas, tetapi juga menggugah minat beli secara nyata. Tiga penghargaan yang diraih selama pameran semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai pemain yang patut diperhitungkan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme pengunjung yang datang dan mencoba langsung pengalaman berkendara dengan Geely. Sepanjang pameran, kami berhasil membukukan 1.776 SPK dan lebih dari 2.000 sesi test drive. Ke depan, Geely akan terus memperluas jaringan, meningkatkan layanan, dan menambah pilihan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di pasar Indonesia,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia.
Di IIMS 2026, Geely menampilkan tiga model utama yang menjadi tulang punggung strategi elektrifikasinya di Indonesia, yakni Geely EX2, Geely EX5, dan Geely Starray EM-i. Ketiganya dirancang untuk menyasar segmen berbeda, namun memiliki benang merah yang sama: teknologi, efisiensi, dan value for money.
Dari total pemesanan, Geely EX2 tampil sebagai primadona dengan kontribusi sekitar 80 persen terhadap keseluruhan SPK. Kombinasi harga kompetitif, fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS), serta sistem infotainment modern menjadi daya tarik utama. Bagi banyak konsumen urban, EX2 terasa seperti jawaban atas kebutuhan mobil listrik yang praktis tanpa mengorbankan fitur keselamatan dan kenyamanan.
Sementara itu, Geely EX5 mencuri perhatian di segmen SUV listrik medium. Desain eksterior yang tegas, kabin lapang, dan fitur yang lengkap membuatnya dilirik konsumen yang menginginkan kendaraan listrik dengan karakter lebih matang. EX5 menawarkan keseimbangan antara gaya, performa, dan efisiensi, sebuah paket yang semakin relevan di tengah meningkatnya kesadaran terhadap kendaraan ramah lingkungan.
Tak kalah menarik, Geely Starray EM-i hadir sebagai opsi plug-in hybrid (PHEV) bagi konsumen yang masih membutuhkan fleksibilitas perjalanan jarak jauh. Teknologi PHEV yang diusung memungkinkan pengendaraan harian berbasis listrik dengan dukungan mesin bensin saat dibutuhkan. Bagi pasar Indonesia yang masih beradaptasi dengan infrastruktur charging, pendekatan ini terasa realistis sekaligus strategis.
Partisipasi Geely di IIMS 2026 juga diperkuat oleh kehadiran ZEEKR, brand premium dalam ekosistem Geely Group. Kehadiran ZEEKR memberi sinyal bahwa Geely tidak hanya bermain di segmen entry dan medium EV, tetapi juga menyiapkan fondasi untuk penetrasi pasar kendaraan listrik premium di masa depan. Strategi ini menunjukkan visi jangka panjang yang terukur.
Secara konsisten, Geely mencatat tren positif dalam berbagai pameran otomotif internasional maupun regional. Di Indonesia, IIMS 2026 menjadi momentum penting untuk mempertegas komitmen mereka membangun jaringan distribusi, layanan purna jual, dan ekosistem pendukung elektrifikasi. Fokusnya tidak berhenti pada penjualan, tetapi juga pengalaman kepemilikan jangka panjang.
Dengan capaian 1.776 SPK, ribuan test drive, dan tiga penghargaan dalam satu ajang, Geely tidak sekadar menutup pameran dengan senyum puas. Mereka menutupnya dengan pernyataan tegas bahwa persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia kini memasuki babak baru. Dan Geely, dengan strategi produk yang agresif namun terukur, tampaknya siap menjadi salah satu pemain kunci di dalamnya.

