Rodagilas.com, Jakarta, 26 Februari 2026 – Partisipasi Chery Sales Indonesia dalam ajang Indonesia International Motor Show 2026 bukan sekadar hadir meramaikan pameran. Tahun ini, Chery tampil dengan pendekatan yang lebih berani dan interaktif, membiarkan produk berbicara langsung lewat pengalaman nyata. Hasilnya terasa konkret: ribuan pengunjung tak hanya melihat, tetapi juga mencoba langsung performa kendaraan yang ditawarkan.
Sorotan utama datang dari Chery Adventure Park, sebuah area exclusive test drive yang dirancang khusus untuk menguji adrenalin sekaligus membuktikan kapabilitas kendaraan. Area ini bukan gimmick visual. Ia dibangun dengan rintangan nyata, termasuk ramp ekstrem dengan kemiringan hingga 35 derajat. Di sinilah karakter petualang model J6T diuji dan dipertontonkan secara terbuka.
Antusiasme publik tercermin dari angka partisipasi test drive yang impresif. Sepanjang penyelenggaraan IIMS 2026, lebih dari 720 pengunjung mengikuti non-exclusive test drive. Sementara itu, hampir 400 orang mencoba pengalaman exclusive test drive di Chery Adventure Park. Totalnya menembus lebih dari 1.100 sesi test drive, angka yang memperlihatkan tingginya rasa ingin tahu sekaligus kepercayaan terhadap inovasi Chery.
Pada area non-exclusive test drive, minat terbesar tertuju pada lini Chery Super Hybrid. Model seperti TIGGO 8 CSH, C5 CSH, dan TIGGO Cross CSH menjadi favorit pengunjung. Ketiganya menawarkan kombinasi efisiensi dan performa yang relevan dengan kebutuhan mobilitas urban masa kini, sekaligus menjawab tuntutan efisiensi energi yang semakin tinggi.
Namun pusat perhatian tetap mengarah pada Chery J6T. Di Adventure Park, SUV listrik kompak ini menunjukkan kemampuannya melibas tanjakan curam dengan dukungan sistem penggerak iWD dan fitur keselamatan lengkap. Sensasi menanjak di sudut ekstrem memberi pengalaman berbeda, menghadirkan rasa percaya diri sekaligus kontrol yang presisi bagi pengemudi.
Arthur Panggabean, Head of Brand and Marketing Chery Business Unit, menyebut capaian lebih dari 1.100 test drive sebagai indikator kuat minat masyarakat. Menurutnya, pengunjung tidak hanya datang untuk melihat desain atau spesifikasi, tetapi benar-benar ingin merasakan driving experience serta teknologi yang diusung Chery, termasuk karakter petualang J6T yang ditampilkan secara terbuka di area adventure park.
Prestasi J6T semakin lengkap setelah meraih penghargaan Best Compact SUV di IIMS 2026. Pengakuan ini menegaskan posisinya sebagai SUV listrik kompak dengan DNA engineering yang serius. J6T menjadi satu-satunya EV di Indonesia dengan konstruksi all-aluminum alloy berbasis aerospace-grade aluminum. Material ini membuat bobot kendaraan lebih ringan lebih dari 30 persen dibanding SUV kompak berbahan baja konvensional, sekaligus meningkatkan rigiditas torsional untuk stabilitas dan keamanan berkendara.
Tak hanya fokus pada kendaraan listrik, booth Chery juga menghadirkan CSH Corner yang menampilkan platform Chery Super Hybrid. Area ini menyoroti teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang menjadi jembatan strategis menuju elektrifikasi penuh. Kehadiran C5 CSH yang baru diperkenalkan turut menjadi magnet perhatian, mempertegas keseriusan Chery dalam menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan yang tetap adaptif dengan kondisi infrastruktur Indonesia.
Kombinasi pengalaman interaktif melalui Adventure Park dan pendekatan teknologi melalui lini CSH memperlihatkan arah strategi Chery yang semakin matang. Brand ini tidak lagi sekadar menawarkan produk, tetapi membangun engagement yang konkret dengan konsumen. Pendekatan tersebut relevan dengan karakter pasar Indonesia yang semakin kritis dan mengutamakan pembuktian langsung sebelum mengambil keputusan.
Sebagai brand otomotif global yang hadir di Indonesia sejak November 2022 di bawah naungan Chery Sales Indonesia, Chery terus mengusung visi best-in-class value dan future-ready technology. Lini produk seperti C5, E5, TIGGO Series, hingga J6 Series didukung jaringan dealer nasional dengan standar Servis Chery 6 Bintang. Melalui momentum IIMS 2026, Chery menegaskan satu hal: inovasi tidak cukup dipamerkan, tetapi harus dirasakan. Dan ketika publik sudah merasakan sendiri, kepercayaan tumbuh dengan sendirinya.
