• October 2, 2026 07:17

Rodagilas.com

Berita seputar otomotif

Tips #Cari_Aman: 5 Kunci Pengendara Wanita Berkendara Motor dengan Tertib dan Selamat

Rodagilas.com, Jakarta, 26 Agustus 2025 – Tren kecelakaan yang melibatkan pengendara wanita terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini menjadi perhatian bersama, mengingat kontribusi pengendara wanita di jalan raya semakin besar. PT Wahana Makmur Sejati (WMS) sebagai Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta–Tangerang melalui program Safety Riding Promotion kembali mengingatkan pentingnya perilaku aman berkendara, khususnya bagi kaum wanita.

Berkendara dengan aman tidak hanya soal mengendarai sepeda motor, tetapi juga memahami risiko yang ada di jalan. Faktor utama penyebab kecelakaan sering kali berasal dari kurangnya kewaspadaan serta ketidakpahaman terhadap potensi bahaya. Melalui kampanye ini, Wahana mengajak para pengendara wanita untuk lebih peduli, disiplin, serta menanamkan budaya #Cari_Aman dalam setiap perjalanan.

“Keselamatan itu tidak mengenal gender. Baik wanita maupun pria memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga diri di jalan. Berkendara dengan penuh konsentrasi dan mematuhi aturan adalah kunci #Cari_Aman yang sesungguhnya,” ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.

Untuk mendukung pengendara wanita agar lebih percaya diri sekaligus aman, Wahana menekankan lima hal penting yang wajib diperhatikan. Pertama, selalu gunakan perlengkapan berkendara sesuai standar, mulai dari helm SNI, jaket pelindung, sarung tangan, hingga alas kaki tertutup. Perlengkapan ini terbukti mengurangi risiko fatal saat terjadi kecelakaan.

Kedua, pahami kondisi jalan dan cuaca. Banyak kasus kecelakaan terjadi karena pengendara tidak siap menghadapi jalan licin, lubang, atau perubahan cuaca mendadak. Antisipasi kondisi sekitar sebelum berangkat menjadi langkah preventif yang sederhana namun penting.

Ketiga, jaga konsentrasi penuh saat berkendara. Hindari penggunaan ponsel atau aktivitas lain yang dapat mengurangi fokus. Satu detik kelalaian bisa berakibat fatal. Keempat, patuhi aturan lalu lintas dengan disiplin, mulai dari mematuhi rambu, tidak menerobos lampu merah, hingga menjaga posisi di jalur yang tepat.

Kelima, gunakan sein dan klakson secara benar. Kedua hal ini adalah bahasa komunikasi pengendara yang dapat membantu mencegah potensi tabrakan. Sayangnya, masih banyak pengendara yang menyepelekan hal sederhana ini.

Selain faktor teknis, Wahana menekankan pentingnya kesiapan mental. Banyak pengendara wanita merasa ragu atau kurang percaya diri di jalan raya. Dengan pembekalan dan latihan yang tepat, rasa percaya diri akan meningkat sehingga perjalanan terasa lebih aman. “Kami selalu mengajak seluruh bikers, khususnya pengendara wanita, untuk menanamkan budaya #Cari_Aman dalam setiap perjalanan. Tidak hanya itu, kami juga secara reguler mengadakan pelatihan berkendara baik tingkat dasar maupun lanjutan,” tambah Agus Sani.

Melalui berbagai program edukasi keselamatan, PT Wahana Makmur Sejati berharap kesadaran pengendara wanita semakin meningkat. Tidak hanya demi keselamatan pribadi, tetapi juga untuk menciptakan budaya berkendara yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Ajakan ini bukan hanya sekadar kampanye, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial Wahana sebagai pelaku industri otomotif yang peduli pada nyawa manusia. Dengan dukungan berbagai pihak, Wahana optimistis angka kecelakaan bisa ditekan, terutama di kalangan pengendara wanita