Bukan Sekadar Ngebut: McLaren Gandeng Schneider Electric untuk Menang di Era Energi Cerdas

Rodagilas.com, London, Inggris, 29 Januari 2026 – McLaren Racing kembali membuat langkah strategis yang menegaskan bahwa kemenangan di lintasan modern tak lagi hanya soal mesin dan aerodinamika. Bersama Schneider Electric, pemimpin global teknologi energi, McLaren resmi mengumumkan kemitraan strategis sebagai Mitra Teknologi Energi. Kolaborasi ini mencerminkan ambisi besar kedua pihak untuk mendefinisikan ulang standar performa, efisiensi, dan keberlanjutan di dunia balap kelas dunia.

Kemitraan ini mencakup seluruh ekosistem balap McLaren Racing, mulai dari McLaren Mastercard Formula 1 Team, Arrow McLaren IndyCar Team, McLaren F1 Academy, hingga McLaren United Autosports WEC Hypercar. Artinya, teknologi energi Schneider Electric akan berperan langsung dalam mendukung performa lintas kejuaraan, lintas disiplin, dan lintas generasi pembalap McLaren.

Melalui kerja sama ini, Schneider Electric dan McLaren Racing akan bersama-sama mengembangkan serta menerapkan solusi teknologi energi yang dirancang untuk beroperasi di lingkungan paling ekstrem. Mulai dari penyediaan pasokan daya yang stabil dan andal di sirkuit balap di seluruh dunia, hingga optimalisasi sistem energi di markas McLaren Technology Centre di Woking. Di dunia di mana setiap detik dan setiap watt berarti, keandalan menjadi kunci.

Fondasi kemitraan ini dibangun di atas kesamaan budaya kedua perusahaan. Baik McLaren Racing maupun Schneider Electric sama-sama mengandalkan kecerdasan data, percepatan inovasi, dan keunggulan rekayasa teknologi sebagai DNA utama. Kolaborasi ini bukan sekadar sponsor, melainkan pertukaran keahlian untuk menciptakan sistem yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan.

Schneider Electric dan McLaren Racing sejatinya bukan mitra baru. Hubungan keduanya telah terjalin lebih dari 20 tahun sebagai pemasok teknologi energi. Kini, kemitraan tersebut ditingkatkan ke level strategis, dengan fokus menjawab tantangan energi di lingkungan di mana performa konsisten dan keandalan absolut adalah keharusan, bukan pilihan.

Ruang lingkup kerja sama ini mencakup optimalisasi aset-aset krusial McLaren Racing, termasuk wind tunnel, fasilitas manufaktur, pusat data, sistem teknologi informasi, serta infrastruktur pendukung lainnya. Melalui penerapan sistem manajemen energi yang andal, McLaren berupaya menekan konsumsi energi tanpa mengorbankan performa, sekaligus mendorong elektrifikasi dengan teknologi energi mutakhir.

Salah satu elemen kunci dalam kolaborasi ini adalah pemanfaatan teknologi digital twin. Dengan pendekatan ini, Schneider Electric membantu McLaren menghasilkan insight berbasis data untuk memahami, memprediksi, dan meningkatkan efisiensi operasional. Teknologi ini memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih presisi, cepat, dan berdampak langsung terhadap performa dan keberlanjutan.

CEO McLaren Racing, Zak Brown, menegaskan bahwa kemitraan ini mencerminkan visi jangka panjang timnya. Ia menyebut kolaborasi dengan Schneider Electric sebagai langkah strategis untuk mengeksplorasi pendekatan baru dalam menciptakan operasional yang lebih cerdas dan efisien, dengan tetap mempertahankan fokus utama pada performa tertinggi di lintasan balap.

Dari sisi Schneider Electric, dunia balap dipandang sebagai laboratorium nyata bagi teknologi energi dan digital. CEO Schneider Electric, Olivier Blum, menilai bahwa lingkungan balap yang ekstrem justru menjadi panggung terbaik untuk membuktikan keandalan, efisiensi, dan performa solusi teknologi energi yang mereka kembangkan. Ketika setiap sistem didorong hingga batas maksimal, nilai teknologi menjadi nyata.

Kemitraan antara McLaren Racing dan Schneider Electric menegaskan bahwa masa depan motorsport tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga oleh kecerdasan energi. Di era balap modern, kemenangan tidak lagi hanya diraih dengan ngebut, melainkan dengan sistem yang lebih pintar, efisien, dan berkelanjutan baik di dalam maupun di luar lintasan.