Rodagilas.com, 27 Januari 2026 – Transisi menuju logistik hijau di Indonesia tak lagi sebatas wacana. ALVA bersama KALISTA mengambil langkah nyata dengan mendukung Dash Electric membangun infrastruktur logistik berbasis kendaraan listrik melalui pemanfaatan 500 unit motor listrik ALVA N3. Kolaborasi ini menjadi salah satu implementasi skala besar kendaraan listrik roda dua di sektor logistik nasional, sekaligus menegaskan bahwa elektrifikasi bukan lagi eksperimen, melainkan model bisnis yang siap dijalankan.
Dalam konteks logistik modern, tantangan terbesar bukan sekadar mengganti kendaraan berbahan bakar fosil dengan kendaraan listrik. Dash Electric melihat kebutuhan akan sistem yang lebih menyeluruh—sebuah EV-native logistic infrastructure yang mengintegrasikan armada kendaraan listrik, pengemudi, teknologi, serta sistem operasional dalam satu ekosistem end-to-end. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan operasional yang lebih efisien, terukur, dan berkelanjutan.
Untuk merealisasikan model tersebut, KALISTA menghadirkan skema fleet-as-a-service melalui pembiayaan operating lease bagi armada motor listrik ALVA N3 yang dioperasikan Dash Electric. Skema ini memungkinkan ekspansi armada tanpa beban investasi awal dan tanpa risiko depresiasi aset. Bagi Dash Electric, fleksibilitas ini berarti fokus penuh pada pengembangan jaringan logistik listrik tanpa tersandera biaya kepemilikan kendaraan.
Pendekatan ini sekaligus membuka preseden baru bagi industri logistik Indonesia. Model fleet-as-a-service menghadirkan solusi praktis bagi pelaku usaha yang ingin beralih ke kendaraan listrik, baik roda dua maupun roda empat, tanpa harus mengubah struktur bisnis secara drastis. Elektrifikasi pun menjadi lebih realistis dan mudah diadopsi.
CEO & Co-Founder Dash Electric, Aditya Brahmana, menegaskan bahwa penggunaan 500 unit ALVA N3 memperluas cakupan layanan perusahaan. Armada ini tidak hanya digunakan untuk last-mile delivery, tetapi juga same-day logistic, dedicated fleet untuk brand dan retailer, hingga layanan collection. Dash Electric ingin membuktikan bahwa logistik berbasis EV dapat dijalankan secara komersial, efisien, dan scalable.
Motor-motor listrik ALVA N3 ini akan mendukung operasional harian berbagai mitra Dash Electric, mulai dari HappyFresh, Allo Fresh, Sayurbox, Chagee, hingga DHL. Seluruh portofolio ini memanfaatkan kendaraan listrik untuk menekan emisi karbon sekaligus menghadirkan efisiensi biaya operasional yang lebih optimal dibandingkan kendaraan konvensional.
Bagi ALVA, kolaborasi ini menegaskan peran perusahaan bukan hanya sebagai produsen motor listrik. Chief Marketing Officer ALVA, Putu Swaditya Yudha, menjelaskan bahwa keandalan armada menjadi kunci utama dalam dunia logistik. Karena itu, ALVA turut menghadirkan solusi fleet management yang transparan, real-time, dan terintegrasi sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem mobilitas listrik berkelanjutan, khususnya di segmen B2B.
ALVA N3 dipilih karena reputasinya sebagai lini daily utility yang andal. Motor listrik ini menawarkan jarak tempuh dan kapasitas angkut setara motor bensin, didukung baterai berkapasitas besar serta dinamo bertenaga tinggi. Kombinasi ini membuat ALVA N3 mampu bekerja konsisten dalam operasional logistik berintensitas tinggi tanpa kompromi performa.
Keandalan tersebut diperkuat oleh ekosistem ALVA yang matang. Saat ini, ALVA telah menghadirkan Boost Charging Station dengan lebih dari 170 konektor di 70 lokasi strategis, layanan purna jual di lebih dari 120 titik di 38 kota, serta customer service dan roadside assistance 24 jam. Infrastruktur ini memastikan armada tetap siap beroperasi kapan pun dibutuhkan.
Di sisi lain, KALISTA mengintegrasikan sistem IoT miliknya dengan Fleet Management System ALVA melalui K-Move Dashboard. Integrasi ini memungkinkan pemantauan armada secara real-time, visibilitas menyeluruh atas pola penggunaan kendaraan, hingga analitik performa dan pemantauan layanan purna jual berbasis SLA. President Director KALISTA, Albert Aulia Ilyas, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah awal mendorong elektrifikasi armada logistik nasional secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Kerja sama ALVA, KALISTA, dan Dash Electric menjadi sinyal kuat bahwa logistik listrik di Indonesia telah memasuki fase implementasi nyata. Bukan sekadar ramah lingkungan, tetapi juga relevan, terukur, dan siap menopang kebutuhan bisnis jangka panjang.
