Rodagilas.com, Thailand, 29 Agustus 2026 — Di lintasan yang menuntut keterampilan sejati, pembalap Indonesia kembali menunjukkan taringnya. Dua pembalap Ducati MX Team Indonesia tampil kompetitif pada sesi kualifikasi FMSCT Thailand Motocross 2026 Putaran ke-9 yang berlangsung di Korat Motocross, Nakhon Ratchasima, Sabtu (29/8). M Zidane dan Diva Ismayana melesat di barisan depan kelas utama MX1, membuktikan bahwa kehadiran mereka di panggung internasional bukan sekadar ikut serta, melainkan siap bersaing hingga posisi teratas.
Di sesi penentuan posisi awal kelas MX1, M Zidane tampil meyakinkan dan mengamankan posisi ketiga dengan catatan waktu putaran tercepat 1 menit 56,685 detik. Hasil itu sekaligus menempatkannya sebagai pembalap Ducati Desmo450 MX tercepat di lintasan KMC pada hari itu sebuah capaian yang membuktikan kesiapan fisik, ketepatan pengaturan motor, serta pemahaman lintasan yang kian matang.
Tak jauh di belakang, rekan setimnya Diva Ismayana melaju dengan kecepatan nyaris setara. Ia mencatatkan waktu 1 menit 56,951 detik dan menempati posisi keempat. Selisih yang sangat tipis hanya sepersekian detik menunjukkan bahwa keduanya berpacu dalam kecepatan yang sama-sama tinggi. Sementara itu, pembalap Ducati lainnya dari AAS Moto Corse Osuka, Witsarut Salangam, berada di posisi kelima dengan waktu 1 menit 57,627 detik.
Yang patut diperhatikan adalah jarak antar ketiga pembalap Ducati tersebut. Dari posisi ketiga hingga kelima, selisih waktu total hanya 0,942 detik. Angka yang sangat kecil untuk ukuran balap lintasan tanah. Artinya, ketiga pembalap Desmo450 MX itu berpacu dalam kecepatan yang nyaris setara, berjejal rapat di barisan depan, dan siap saling menyalip serta memperebutkan posisi pada hari balapan.
Lintasan Korat Motocross sendiri memiliki karakter yang tak bisa dianggap remeh. Permukaannya memadukan sektor berpasir dengan jalur padat dan keras, sehingga daya cengkeram ban terus berubah dari satu titik ke titik lain. Di sana, kecepatan saja belum cukup. Pembalap harus mampu membaca perubahan permukaan, menyesuaikan gaya berkendara sepanjang putaran, dan menjaga ritme agar tidak kehilangan waktu sekecil apa pun.
Beberapa bagian lintasan juga cukup sempit dan menuntut ketepatan teknis. Pemilihan jalur berkendara, titik pengereman, serta cara keluar dari tikungan menjadi penentu besar atau kecilnya waktu yang hilang atau didapat. Kondisi ini menuntut konsentrasi penuh dan kemampuan beradaptasi cepat sesuatu yang mulai dikuasai dengan baik oleh kedua pembalap Indonesia ini.
Hasil kualifikasi ini menjadi modal yang sangat berharga menjelang balapan utama yang digelar pada Minggu (30/8). Memulai balapan dari barisan depan berarti mengurangi risiko terjebak kemacetan di tikungan pertama, sekaligus memudahkan pembalap untuk menentukan jalur sendiri sejak awal. Posisi ketiga dan keempat yang berdekatan juga membuka peluang bagi kedua pembalap untuk saling mendukung dan memperebutkan podium secara bersama-sama.
Diva Ismayana menilai sesi kualifikasi ini berjalan cukup positif meskipun lintasan menyimpan tantangan tersendiri. “Sesi kualifikasi berjalan cukup positif. Treknya cukup menantang karena ada perpaduan jalur berpasir dan padat, jadi perasaan berkendara dan pemilihan jalur harus terus menyesuaikan,” ujarnya. “Saya berada di posisi keempat dan selisih dengan pembalap di depan sangat kecil. Besok kami akan berusaha melaju lebih jauh lagi.”
Sementara itu, M Zidane tampak puas sekaligus bersemangat menyambut hari balapan. “Saya senang bisa mengamankan posisi ketiga dan menjadi pembalap Ducati tercepat hari ini. Jarak kami sangat rapat, jadi hal-hal kecil akan sangat menentukan saat balapan,” ungkapnya. “Motor terasa nyaman, perasaan berkendara saya juga semakin kuat. Sekarang tinggal fokus pada hari balapan dan berjuang di barisan depan.”
Dengan tiga unit Ducati Desmo450 MX menguasai posisi ketiga hingga kelima dan seluruhnya terpaut kurang dari satu detik, persaingan pada balapan utama dipastikan akan berlangsung sangat ketat. Setiap tikungan, setiap akselerasi, dan setiap keputusan di lintasan dapat mengubah urutan posisi dalam sekejap.
Bagi Ducati MX Team Indonesia, hasil kualifikasi ini adalah bukti nyata kemajuan yang terus diraih. Melaju di panggung kejuaraan Thailand dan menempatkan dua pembalap Indonesia di barisan depan adalah pencapaian yang membanggakan sekaligus memacu semangat untuk memberikan yang terbaik pada hari balapan.
Kini mata pun tertuju pada Minggu, 30 Agustus 2026. Di sana, di atas lintasan yang menuntut segala kemampuan, M Zidane dan Diva Ismayana siap melaju membawa nama Indonesia, berjuang menembus podium, dan membuktikan bahwa mereka layak bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik di kawasan Asia Tenggara.
