• October 15, 2026 15:52

Rodagilas.com

Berita seputar otomotif

BYD FLASH Charging Cukup Isi 5 Menit Siap Jalan

BySiska Febriana

Oct 15, 2026

Rodagilas.com, akarta, 14 Oktober 2026 — Selama ini, keraguan terbesar soal kendaraan listrik ada di satu hal: berapa lama menunggu sampai baterai penuh. BYD menjawab keraguan itu hari ini. Perusahaan teknologi yang kini memimpin transformasi otomotif dunia memperkenalkan Bilah Baterai Generasi Kedua dan Teknologi Pengisian FLASH di Indonesia sebuah lompatan yang mengubah arti berkendara listrik. Pengisian yang dulu memakan waktu berjam-jam, kini hanya hitungan menit.

Bagi BYD, masa depan kendaraan listrik tidak ditentukan semata oleh jarak tempuh atau tenaga, melainkan seberapa mudah diakses dan digunakan sehari-hari. Itulah sebabnya selama puluhan tahun fokus utama penelitian mereka ada di jantung kendaraan: baterai dan sistem pengisian. Kini, dua inovasi itu hadir bersatu, mencetak rekor kecepatan pengisian baru di dunia cukup lima menit siap melaju, sembilan menit mencapai hampir penuh.

Liu Xueliang, Wakil Presiden BYD sekaligus Direktur Jenderal Penjualan Mobil kawasan Asia-Pasifik, menegaskan bahwa teknologi bukan sekadar pencapaian di laboratorium. “Inovasi harus terasa manfaatnya oleh banyak orang,” ujarnya. “Membawa teknologi ini ke Indonesia berarti kami ingin konsumen di sini merasakan kemudahan yang sama seperti di pasar global lainnya.”

Langkah ini juga menegaskan visi jangka panjang BYD yang pada 2022 silam menjadi produsen mobil pertama di dunia yang sepenuhnya berhenti memproduksi kendaraan bermesin bakar dalam, mengalihkan seluruh fokus ke kendaraan energi baru. Transformasi itu bukan keputusan mendesak, melainkan perjalanan yang dirancang sejak awal melalui tiga pilar utama: perolehan energi, penyimpanan energi, dan pemanfaatan energi yang dikenal sebagai Tiga Mimpi Hijau.

“Visi tak boleh tinggal impian,” tambah Liu. “Harus diwujudkan lewat tindakan nyata, ketekunan, dan keberanian terus menjelajah. Lebih dari 123.000 peneliti kami bekerja setiap hari memastikan teknologi ini relevan dengan kebutuhan setiap negara, termasuk Indonesia.”

Eagle Zhao, Direktur Utama PT BYD Motor Indonesia, mencatat bahwa pasar kendaraan energi baru di negeri ini tumbuh pesat hingga menyumbang 26% dari pasar nasional per September 2026. BYD dan DANZA turut menyumbang sekitar 37% pangsa tersebut. “Kepemimpinan bukan sekadar jumlah unit terjual, melainkan bagaimana mendorong industri maju bersama,” katanya. “Semakin praktis pengisiannya, semakin banyak orang beralih ke kendaraan yang bersih.”

Bilah Baterai Generasi Kedua lahir dari enam tahun penelitian mendalam. Kepadatannya naik 5% sekaligus memangkas hambatan dalam secara drastis lewat tiga terobosan utama: katoda yang membebaskan ion lebih cepat, elektrolit yang dioptimalkan kecerdasan buatan agar menghantarkan daya lancar, dan anoda yang memungkinkan ion menyusup masuk dari segala arah. Hasilnya: panas terkendali, pengisian cepat, keamanan tetap terjaga ketat. Baterai ini pun menjadi yang pertama di dunia lulus uji penusukan paku sekaligus pengisian cepat berulang tanpa kebakaran atau ledakan.

Melengkapi baterai itu, sistem Pengisian FLASH mampu menyalurkan daya hingga 1.500 kilowatt lewat satu konektor saja. Desain lengan gantung berbentuk T menjaga kabel tak tersentuh tanah atau genangan, sistem penyeimbang membuat kabel terasa ringan di tangan, dan fitur sambung-isi otomatis memulai pengisian begitu kabel tertancap tak perlu buka aplikasi atau geser kartu. Cukup colok, dan daya mengalir.

Teknologi ini pertama kali hadir di dua andalan baru DANZA MPV mewah DANZA New D9 seharga Rp1,08 miliar dengan jangkauan 730 km, serta grand tourer listrik DANZA Z9GT seharga Rp2,25 miliar yang melesat 0–100 km/jam dalam 2,7 detik. Kedua model ini bukan sekadar menampung teknologi, melainkan membuktikan bahwa kenyamanan mewah dan kecepatan pengisian bisa berjalan beriringan.

Rencana perluasan pun sudah disusun. Tahap awal, pengisian FLASH hadir di sepuluh gerai DANZA sepanjang 2026, lalu meluas ke jaringan BYD termasuk model M6 EV yang akan mendapat pembaruan perangkat lunak. BYD juga menjajaki kerja sama dengan PLN serta penyedia infrastruktur pengisian lainnya agar stasiun pengisian cepat ini semakin mudah dijumpai di berbagai lokasi strategis.

Luther Panjaitan, Kepala Hubungan Masyarakat dan Pemerintah PT BYD Motor Indonesia, menyimpulkan: “Dulu orang ragu beralih karena takut menunggu. Kini tunggunya lebih singkat daripada berhenti membeli kopi. Itulah perubahan sesungguhnya membuat kendaraan listrik bukan sekadar alternatif, melainkan pilihan yang lebih nyaman.”

Informasi lokasi stasiun pengisian dan jadwal perluasan jaringan dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @bydflashcharging.

BYD tidak datang untuk mengubah kebiasaan — mereka hadir agar kita semakin mudah melangkah. Lima menit. Sembilan menit. Itu bukan angka di papan spesifikasi. Itu adalah waktu yang dulu kamu habiskan hanya untuk menunggu, dan kini bisa kamu gunakan untuk terus melaju.