Rodagilas.com, Jakarta, 4 Juli 2025 — Great Wall Motor (GWM) kembali mencuri perhatian dunia. Tahun ini, GWM resmi menempati posisi ke-20 dalam daftar bergengsi Kantar BrandZ Top 50 Chinese Global Brand Builders 2025, naik dua peringkat dari tahun lalu. Lonjakan ini bukan hanya soal angka—tapi juga cermin dari keseriusan GWM dalam mengokohkan posisi sebagai pemain utama di industri otomotif global.
Disusun oleh Kantar bekerja sama dengan Google, daftar ini mengukur kekuatan merek-merek asal Tiongkok yang sukses merambah pasar global. Evaluasi dilakukan melalui riset konsumen lintas negara, performa finansial, hingga loyalitas merek. Dengan reputasi yang sering dijuluki “Oscar untuk merek”, pencapaian ini menjadi semacam pengakuan resmi terhadap strategi dan arah bisnis GWM.
Menariknya, daftar ini tidak terbatas pada dunia otomotif. Dari sektor teknologi, e-commerce, layanan digital, hingga elektronik konsumen—kompetisi berlangsung ketat. Tapi GWM berhasil menonjol, membuktikan diri bukan sekadar “pemain baru dari Asia”, melainkan kekuatan baru yang tak bisa diabaikan.
Salah satu kunci keberhasilan GWM terletak pada strategi ecosystem-based globalization. Mereka tidak hanya menjual mobil, tetapi membangun ekosistem—mulai dari pusat R&D global, hingga produksi lokal di berbagai belahan dunia seperti Thailand, Brasil, dan kawasan Eurasia. Filosofi “With the locals, For the locals” jadi pedoman dalam menghadirkan produk dan layanan yang sesuai dengan karakteristik pasar lokal.
Strategi ini pun terbukti efektif. Produk-produk premium GWM—seperti GWM TANK dan WEY—mulai mendominasi pasar bernilai tinggi seperti Eropa dan Australia. Bahkan, kendaraan GWM dengan harga di atas 200.000 RMB (setara Rp451 juta) kini menyumbang seperempat dari total penjualan global. Angka yang tidak main-main.
Teknologi juga menjadi tulang punggung kekuatan GWM. Di tengah tren elektrifikasi, GWM menghadirkan teknologi Hi4 hybrid dan sistem kokpit pintar Coffee OS. Teknologi ini membawa kendaraan energi baru (NEV) GWM diterima dengan baik di luar negeri. Hingga pertengahan 2025, penjualan global GWM di luar negeri sudah tembus lebih dari 1,9 juta unit, termasuk rekor 450.000 unit sepanjang 2024.
Di Indonesia sendiri, GWM tak kalah agresif. Masuk sejak 2023, GWM telah memperkenalkan lini andalannya seperti GWM TANK, HAVAL, dan ORA. Yang terbaru, GWM ORA 03 hadir sebagai mobil listrik hatchback bergaya retro-futuristik. Dilengkapi fitur keamanan canggih, 15 fitur ADAS, hingga lima mode berkendara, ORA 03 hadir sebagai jawaban cerdas untuk konsumen muda dan urban di Tanah Air.
Martina Danuningrat, Strategy & Marketing Director GWM Indonesia, mengatakan, “Masuknya GWM ke posisi 20 besar Kantar BrandZ adalah bukti kekuatan visi kami yang dijalankan konsisten. Di Indonesia, kami ingin membawa pengalaman berkendara yang tak hanya relevan secara global, tapi juga sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal. Inilah bentuk komitmen kami untuk tumbuh bersama pasar.”
Keberhasilan ini bukan semata soal ekspansi bisnis. GWM mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin global yang siap memainkan peran besar dalam perubahan industri otomotif masa depan—lebih hijau, lebih cerdas, dan tentu saja, lebih berkelas.
Dengan semua pencapaian ini, GWM jelas bukan hanya “brand dari Tiongkok”. Mereka adalah representasi dari bagaimana merek Asia kini mendefinisikan ulang kompetisi global—dan Indonesia menjadi bagian penting dalam perjalanan besar itu.

