Rodagas.com, Bandung 23 Oktober 2025 – Tim media RodaGilas.com kembali melakukan perjalanan eksplorasi melintasi rute Jawa Barat dengan misi menjajal karakter dan performa motor terbaru dari CF Moto, yaitu CF Moto CL-C Motor cruiser bermesin 250 cc ini mengusung gaya retro-modern yang elegan, dengan DNA desain yang mengingatkan pada Triumph Bonneville Bobber.
Perjalanan ini tidak hanya sekadar touring, namun juga menguji langsung kenyamanan, efisiensi bahan bakar, hingga daya jelajah motor dalam berbagai kondisi jalanan dan cuaca.
Perjalanan dimulai dari Jakarta menuju Bandung dengan rute Jakarta – Cibubur – Jonggol – Jatiluhur – Purwakarta – Subang – Lembang – Dago. Untuk perjalanan pulang, tim memilih jalur Dago – Cimahi – Cianjur – Puncak – Jakarta. Total jarak tempuh mencapai kurang lebih 350 km pulang-pergi.
Yang menarik, motor hanya membutuhkan sekali pengisian bensin 10 liter dan masih menyisakan 1 bar BBM, yang berarti konsumsi rata-ratanya berada di kisaran 1 liter : 35 km. Angka yang sangat efisien untuk motor cruiser 250 cc.
CF Moto CL-C 250 dibekali mesin single cylinder 250cc, injeksi, pendingin cairan, dengan tenaga maksimum 24,8 dk dan torsi puncak 20,5 Nm. Secara karakter, tenaga motor terasa cukup responsif untuk menaklukkan tanjakan dan jalanan berkelok Bandung, namun tetap terasa halus, tidak meledak-ledak, sehingga nyaman untuk dikendarai baik oleh rider berpengalaman maupun pemula. “Tenaganya cukup, tapi tidak berlebihan. Easy to use banget.” jelas Fahmi, rider tim Rodagilas yang memimpin perjalanan kali ini.
Salah satu yang kami khawatirkan sebelum berangkat adalah suspensi. Karena biasanya motor cruiser memiliki shock travel yang lebih pendek dibanding motor adventure yang biasa kami gunakan. Namun fakta di atas jalan berkata lain. Sepanjang rute, termasuk jalan bergelombang dan bebatuan di beberapa titik Jonggol dan Subang, kenyamanan berkendara tetap terjaga. “Awalnya saya pikir bakal cepat capek, tapi ternyata tetap nyaman. Riding position rileks, dan getaran mesin terasa minim.” tambah Fahmi.
Dimensi motor yang terkesan panjang ternyata tidak mengurangi kelincahan ketika manuver, bahkan saat harus menghadapi kemacetan Lembang dan padatnya kawasan Dago. Handling terasa natural, bobot motor masih mudah dikontrol ketika melakukan selap-selip. Namun satu hal yang disadari, saat harus parkir mundur di area sempit, bobotnya mulai terasa – hal yang wajar untuk motor cruiser.
Hal unik yang menonjol dari CF Moto CL-C 250 adalah penggunaan belt drive sebagai penggerak roda belakang, bukan rantai konvensional. Sistem ini menawarkan kehalusan tarikan dan minim perawatan. Awalnya, tim sempat ragu bagaimana belt akan beradaptasi dengan jalur variatif yang melibatkan tanjakan tajam, jalan berbatu, hingga hujan deras. Namun, kekhawatiran tersebut terbukti tidak berdasar. Belt terbukti tangguh, senyap, dan responsif sepanjang perjalanan.
Cuaca selama perjalanan benar-benar menantang. Hujan deras mengguyur hampir sepanjang rute Bandung – Puncak – Jakarta. Kondisi jalan yang licin menuntut sistem pengereman bekerja optimal. CF Moto CL-C 250 hadir dengan sistem ABS, dan hal ini menjadi penolong utama dalam menjaga rasa aman dan percaya diri selama perjalanan. “ABS-nya sangat membantu. Motor tetap stabil saat pengereman di jalan basah dan licin. Ini yang bikin makin pede.” ujar Fahmi.
Secara keseluruhan, CF Moto 250 CL-C sukses membuktikan dirinya sebagai motor cruiser yang nyaman, irit, dan mudah dikendarai, bahkan untuk rider yang belum terbiasa dengan mesin 250 cc. Efisiensi bahan bakarnya sangat impresif, handlingnya bersahabat, dan desainnya mampu menarik perhatian di mana pun motor ini berhenti.
Perjalanan touring ini memberi gambaran nyata bahwa CF Moto 250 CL-C bukan sekadar motor bergaya retro-modern, tetapi sebuah motor yang memang siap menjadi partner touring harian maupun perjalanan jauh.

