Rodagilas.com, Jakarta, 12 Februari 2026 – Jakarta – Di tengah mobilitas yang makin dinamis, kebutuhan akan transportasi yang praktis, aman, dan fleksibel menjadi kunci, baik untuk urusan bisnis maupun liburan. TRAC, anak perusahaan Astra yang bergerak di bidang penyewaan kendaraan, menegaskan posisinya sebagai pemain utama dengan strategi yang tajam: memperkuat layanan korporasi tanpa mengabaikan pasar individu yang terus tumbuh agresif.
Sebagai pemain besar di industri rental kendaraan, TRAC saat ini menggarap dua segmen utama, yakni B2B atau corporate sebesar 92 persen dan B2C atau individual sebesar 8 persen. Meski secara kontribusi porsi individu masih lebih kecil, pasar ini menunjukkan potensi besar. “Kalau melihat market secara umum, 70–80 persen sebenarnya adalah individual. Ini peluang yang terus kami siapkan infrastrukturnya,” ujar Halomoan Fischer Lumbantoruan, Chief Operating Officer TRAC.
TRAC memahami bahwa pelanggan masa kini menuntut kemudahan tanpa ribet. Karena itu, perusahaan menghadirkan sistem reservasi multi-channel yang fleksibel. Pelanggan dapat melakukan booking melalui telepon, WhatsApp, aplikasi TRAC To Go, hingga website resmi. Tak hanya itu, TRAC juga terkoneksi dengan online travel agent, jaringan hotel, bank-bank besar, serta menjalin kerja sama strategis dengan maskapai seperti Garuda Indonesia.
Salah satu pembaruan layanan paling signifikan adalah fleksibilitas waktu pemesanan. Jika sebelumnya reservasi minimal dilakukan 18 jam sebelum perjalanan, kini pelanggan cukup melakukan booking dua jam sebelumnya. Bahkan, TRAC sudah menghadirkan layanan instant booking on the spot di Bandara Jakarta dan Bali. Ke depan, ekspansi layanan ini akan diperluas ke bandara-bandara lain di Indonesia.
Strategi ini menjadi jawaban atas persaingan dengan rental lokal di area bandara. TRAC tidak hanya mengandalkan nama besar Astra, tetapi juga kualitas armada dan layanan. “Kami menyiapkan kendaraan dengan usia maksimal tiga tahun, kondisi prima, serta pengemudi profesional yang terlatih. Reservasi pun kami buat sangat mudah dan cepat,” tegas Halomoan. Pendekatan ini memberi rasa aman sekaligus kenyamanan bagi pelanggan bisnis maupun wisatawan.
Inovasi layanan juga terlihat dari fitur tombol emergency dalam sistem layanan TRAC. Jika pelanggan menghadapi situasi darurat di perjalanan, cukup menekan tombol tersebut untuk langsung terhubung dengan pusat bantuan. Fitur ini menjadi nilai tambah yang memperkuat positioning TRAC sebagai penyedia jasa transportasi yang tidak hanya praktis, tetapi juga mengedepankan aspek keamanan.
Momentum Ramadan dan Lebaran 2026 pun dimanfaatkan TRAC dengan menghadirkan promo menarik. Program early bird menawarkan diskon hingga 30 persen untuk pemesanan sampai 20 Februari 2026. Sementara promo Lebaran memberikan potongan 20 persen untuk periode pemesanan hingga 28 Februari 2026, dengan masa penggunaan 14–28 Maret 2026. Strategi ini ditujukan untuk mengakomodasi lonjakan kebutuhan mudik dan liburan keluarga.
Di sisi lain, tren elektrifikasi kendaraan juga menjadi perhatian TRAC. Untuk segmen bus, TRAC saat ini mengoperasikan sekitar 200 unit bus konvensional. Terkait bus listrik, perusahaan masih melakukan studi mendalam. “Kami melihat tren ini dengan serius. Saat ini masih dalam tahap kajian untuk memastikan kesiapan infrastruktur, efisiensi operasional, serta kebutuhan pelanggan corporate maupun shuttle,” jelas Halomoan.
Pertanyaan mengenai pilot project bus listrik pun dijawab dengan pendekatan hati-hati. TRAC belum menjalankan implementasi penuh, namun studi dan penjajakan terus dilakukan. Perusahaan ingin memastikan bahwa setiap langkah elektrifikasi selaras dengan roadmap bisnis jangka panjang dan tetap menjaga standar layanan yang sudah dipercaya klien korporasi.
Dengan kombinasi armada muda, sistem reservasi super fleksibel, integrasi digital, hingga rencana adaptasi teknologi ramah lingkungan, TRAC menegaskan diri sebagai pemain yang tidak hanya bertahan, tetapi terus beradaptasi. Di tengah persaingan ketat rental bandara dan perubahan pola mobilitas masyarakat, TRAC memilih bergerak agresif namun terukur—menjadikan bisnis dan liburan terasa sama nyamannya, tanpa kompromi.

