Rodagilas.com, Jakarta, 5 Maret 2026 – PT Federal International Finance (FIF), anak perusahaan Astra dan bagian dari Astra Financial, menutup tahun 2025 dengan performa yang solid. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp4,63 triliun, tumbuh 4,92 persen secara year-on-year dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp4,42 triliun. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa daya tahan bisnis pembiayaan tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi nasional.
Sebagai bagian dari ekosistem besar Astra International melalui Astra Financial, FIF menunjukkan konsistensi pertumbuhan yang terukur. Kenaikan laba ini bukan hanya soal angka, tetapi juga cerminan kepercayaan pasar yang terus terjaga. Dalam lanskap industri pembiayaan yang semakin kompetitif, capaian tersebut menempatkan FIF tetap relevan dan agresif dalam menjaga momentum.
Direktur FIF, Valentina Chai, menyampaikan bahwa hasil positif ini tidak terlepas dari kontribusi pelanggan, mitra bisnis, serta seluruh karyawan. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti nyata kepercayaan para pemangku kepentingan yang terus menjadikan FIF sebagai solusi finansial pilihan untuk berbagai kebutuhan pembiayaan. Apresiasi disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga pertumbuhan perusahaan tetap stabil dan berkelanjutan.
Kinerja laba bersih tersebut selaras dengan peningkatan penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp49,45 triliun hingga akhir kuartal IV 2025. Angka ini tumbuh 7,64 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari sisi volume, jumlah unit yang dibiayai mencapai 3,39 juta unit atau naik 4,85 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini menunjukkan permintaan masyarakat terhadap akses pembiayaan tetap kuat, baik untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif.
Kontribusi pertumbuhan berasal dari seluruh lini layanan pembiayaan yang dimiliki FIF. Melalui FIFASTRA, perusahaan fokus pada pembiayaan sepeda motor Honda. SPEKTRA melayani pembiayaan elektronik, gadget, hingga perabot rumah tangga. Sementara DANASTRA menyediakan pembiayaan multiguna yang fleksibel. Diversifikasi ini membuat portofolio bisnis perseroan lebih adaptif terhadap perubahan kebutuhan pasar.
Tidak hanya itu, FINATRA hadir sebagai solusi pembiayaan mikro produktif untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), segmen yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Di sisi lain, AMITRA memperkuat lini pembiayaan syariah, khususnya untuk kebutuhan Haji dan Umrah. Kehadiran berbagai layanan ini mempertegas posisi FIF sebagai perusahaan pembiayaan yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Valentina menegaskan bahwa optimalisasi layanan akan terus dilakukan, termasuk melalui penguatan value chain dan digitalisasi. Transformasi digital menjadi salah satu kunci agar layanan semakin cepat, transparan, dan mudah diakses. Dengan strategi tersebut, FIF optimistis dapat terus menjadi solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin dinamis.
Dari sisi kualitas aset, kinerja perseroan juga menunjukkan fundamental yang sehat. Net Service Asset (NSA) tercatat tumbuh 14,38 persen secara year-on-year menjadi Rp53,44 triliun pada kuartal IV 2025. Pertumbuhan ini mencerminkan ekspansi bisnis yang tetap terkendali dan terukur, tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian.
FIF juga berhasil mempertahankan rasio Non-Performing Finance (NPF) nett di level 0,20 persen pada akhir 2025. Angka ini menempatkan perusahaan dalam kategori sangat sehat berdasarkan indikator yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Stabilitas NPF menjadi indikator penting bahwa pertumbuhan pembiayaan berjalan seiring dengan pengelolaan risiko yang disiplin.
Di tengah tantangan ekonomi yang masih membayangi, FIF menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai #TemanMeraihImpian bagi masyarakat Indonesia. Misi membawa kehidupan yang lebih baik tidak berhenti pada ekspansi bisnis semata, tetapi juga pada upaya menghadirkan akses pembiayaan yang inklusif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Dengan fondasi kinerja yang kuat sepanjang 2025, FIF memasuki tahun berikutnya dengan optimisme dan strategi yang semakin matang.

