Rodagilas.com, Jakarta, 29 April 2026 – Pertamina Enduro VR46 Racing Team kembali membuktikan kualitas dan daya saingnya di kancah balap dunia. Melalui penampilan memukau sang pembalap andalan, Fabio Di Giannantonio, tim ini sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih posisi ketiga pada seri Grand Prix Spanyol yang berlangsung di Circuito de Jerez, Ángel Nieto, pada Minggu, 26 April lalu. Hasil manis ini tidak hanya menjadi kali kedua bagi Di Giannantonio untuk naik ke atas podium musim ini, tetapi juga berhasil mengangkat posisinya masuk ke dalam jajaran tiga besar pembalap teratas di klasemen sementara kejuaraan dunia. Sementara itu, rekan setimnya, Franco Morbidelli, juga memberikan kontribusi penting dengan finis di urutan ke-12 dan berhasil mengamankan poin berharga bagi tim.
Sigit Pranowo selaku Direktur Utama Pertamina Lubricants menyampaikan apresiasinya yang tinggi atas capaian yang ditorehkan di sirkuit legendaris Spanyol tersebut. Menurutnya, hasil yang diperoleh ini merupakan cerminan nyata dari kerja keras dan konsistensi yang ditunjukkan oleh seluruh elemen tim sepanjang musim yang berjalan. “Podium yang berhasil diraih oleh Fabio, ditambah dengan dukungan solid dari seluruh anggota tim, membuktikan bahwa kolaborasi yang terjalin berjalan sangat kuat dan kompetitif. Kami melihat perkembangan yang sangat positif, dan Pertamina Lubricants berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh di setiap seri balapan yang akan datang,” ujar Sigit dalam keterangannya.
Balapan yang berlangsung di Jerez ternyata tidak berjalan mulus sejak awal bagi Di Giannantonio. Ia sempat mengalami kesulitan dan kehilangan beberapa posisi akibat start yang dinilainya kurang maksimal. Namun, pembalap berkelas dunia ini tidak kehilangan fokus. Dengan kemampuan balap yang mumpuni dan mentalitas juara, ia berhasil bangkit dengan sangat cepat dan tampil sangat konsisten sepanjang balapan, terutama pada fase tengah hingga akhir. Perjuangan keras itu akhirnya terbayar lunas dengan suksesnya ia mengamankan posisi ketiga, sehingga total poin yang ia kantongi kini mencapai angka 71.
“Saya merasa sangat senang dengan performa yang kami tunjukkan hari ini, meskipun tentu ada sedikit rasa kecewa karena kesalahan yang terjadi saat start. Tim sudah bekerja luar biasa keras, dan sejujurnya kami merasa memiliki potensi untuk bisa bersaing memperebutkan posisi terdepan,” ujar Di Giannantonio usai balapan. “Namun demikian, finis di podium tetaplah hasil yang sangat bagus dan kami patut bangga karenanya. Terlebih lagi, kini kami berada di posisi tiga besar klasemen dunia, itu adalah pencapaian yang luar biasa. Kami hanya perlu tetap fokus, tetap rendah hati, dan terus bekerja keras seperti ini karena musim masih sangat panjang,” tambahnya.
Di sisi lain, akhir pekan di Spanyol juga menyajikan cerita tersendiri bagi Franco Morbidelli. Pada sesi balapan sprint, ia bahkan berhasil tampil sangat impresif dan naik ke podium dengan posisi ketiga. Namun, pada balapan utama hari Minggu, ia harus menghadapi sejumlah tantangan teknis setelah tim melakukan beberapa penyesuaian pada set-up motor. Meskipun menghadapi kendala tersebut, Morbidelli tetap menunjukkan perjuangan yang luar biasa dengan berhasil melakukan sejumlah manuver menyalip yang krusial, hingga akhirnya mampu menuntaskan balapan di posisi ke-12. Hasil ini membuatnya kini duduk di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 25 poin.
“Balapan hari ini terasa jauh lebih sulit, namun memang kami sengaja mencoba beberapa perubahan baru untuk memahami masalah pada cengkraman ban belakang yang kami rasakan. Kami melihat adanya peningkatan performa yang cukup signifikan pada lap-lap terakhir, di mana kondisi ban sudah mulai aus dan motor terasa jauh lebih mudah dikendalikan serta lebih halus,” jelas Morbidelli. “Meski begitu, kami masih perlu bekerja keras untuk meningkatkan performa terutama di awal balapan. Ducati dan seluruh tim sedang berupaya maksimal mengatasi hal ini, sehingga hasil dari sesi tes di Jerez nanti menjadi sangat penting dan krusial bagi perkembangan kami,” tambahnya.
Pablo Nieto selaku Manajer Tim juga menilai bahwa performa yang ditunjukkan selama akhir pekan di Jerez menjadi indikator yang sangat berharga bagi tim dalam memasuki fase balapan di benua Eropa. “Fabio tampil sangat kuat dan mampu beradaptasi dengan baik di berbagai kondisi lintasan. Hasil ini sangat penting untuk menjaga momentum positif yang sedang kami bangun. Sementara itu, Franco juga menunjukkan progres yang baik dalam memahami arah set-up motor, meskipun memang masih ada beberapa hal yang perlu kami perbaiki dan tingkatkan,” ujar Nieto. “Kami menyadari masih memiliki ruang yang luas untuk terus berkembang, dan sesi tes resmi di Jerez ini akan menjadi kesempatan emas bagi kami untuk melangkah lebih jauh lagi,” tegasnya.
Capaian positif ini semakin mempertegas reputasi Pertamina Enduro VR46 Racing Team sebagai salah satu tim yang konsisten memberikan penampilan terbaik dalam beberapa seri terakhir. Kemampuan untuk selalu tampil kompetitif dan mampu beradaptasi dengan berbagai karakteristik sirkuit serta kondisi balapan yang berbeda-beda menjadi modal kuat bagi tim untuk terus bersaing di level tertinggi.
Saat ini, seluruh kru dan pembalap masih berada di kawasan Jerez untuk mengikuti sesi uji coba resmi atau Official IRTA Test Day. Momen ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk melakukan pengembangan lebih lanjut, mengumpulkan data penting, serta menyempurnakan performa motor sebelum mereka melanjutkan perjuangan ke seri berikutnya.
Seri selanjutnya yang akan dihadapi adalah Grand Prix Perancis yang akan berlangsung di sirkuit Le Mans. Balapan bergengsi tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 8 hingga 10 Mei mendatang, dan menjadi target selanjutnya bagi tim untuk kembali menunjukkan taring dan mengulang kesuksesan yang telah diraih di Spanyol.

