• October 6, 2026 18:12

Rodagilas.com

Berita seputar otomotif

Rodagilas.com, Jakarta, 6 Oktober 2026 — Ketika motor balap melesat di lintasan, ia bukan sekadar mesin bertenaga. Ia menjadi kanvas yang bercerita tentang asal-usul, tentang kebanggaan, tentang ikatan yang tak terlihat namun terasa kuat. Hari ini, di Production Unit Jakarta, fasilitas tempat oli Pertamina Enduro lahir setiap hari, Pertamina melalui PT Pertamina Lubricants meluncurkan livery istimewa yang akan mengantar tim kesayangan melaju di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Di atas bodi Ducati Desmosedici GP, Garuda membentang sayapnya, siap menyapa dunia dari sirkuit Mandalika.

Ini bukan kali pertama. Sudah tiga tahun berturut-turut, tim yang bermarkas di Tavullia ini tampil dengan penampilan khusus saat berlaga di tanah yang mereka sebut rumah kedua. Namun kali ini, pesannya terasa lebih tegas, lebih menyatu dengan jiwa bangsa. Garuda bukan sekadar gambar yang ditempel ia dipilih karena maknanya yang hidup di setiap lapisan budaya Indonesia: simbol kekuatan, keberanian, dan persatuan dalam keberagaman.

Dari kisah mitologi sebagai tunggangan Dewa Wisnu hingga menjadi lambang negara dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, Garuda telah melewati perjalanan panjang menyatu dengan identitas bangsa. Semangat itulah yang diyakini selaras dengan karakter tim: pantang menyerah, berani melawan ketidakpastian, dan terus melaju bersama sebagai satu kesatuan. Inilah penghormatan tulus dari tim yang merasa diterima, dicintai, dan didukung oleh jutaan penggemar di seluruh negeri.

Livery ini menampilkan Garuda seolah sedang melesat di kecepatan penuh sayapnya terbuka lebar di sisi kiri dan kanan motor, kepalanya tegak di bagian tangki bahan bakar. Latar putih bersih memberikan kesan lapang dan murni, sementara sosok Garuda berwarna merah menyala melambangkan keberanian dan semangat yang tak pernah padam. Sentuhan api berwarna emas menambah keagungan, menyatu dengan warna kuning fluoresen yang menjadi ciri khas Pertamina Enduro VR46 Racing Team di bagian depan bodi. Seluruh konsep ini lahir dari tangan terampil Aldo Drudi dan tim Drudi Performance, sama seperti livery-livery sebelumnya yang selalu ditunggu kehadirannya.

Sigit Pranowo, Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, menjelaskan bahwa peluncuran di pabrik ini bukan kebetulan. “Kami ingin membawa pesan kepada dunia tentang semangat dan kebanggaan Indonesia di panggung motorsport internasional,” ujarnya. “Dan tempat ini Production Unit Jakarta memiliki makna tersendiri. Di sinilah Pertamina Enduro diproduksi, dipercaya oleh tim, dan membawa nama Indonesia hingga ke lintasan dunia. Setiap tetes oli yang dihasilkan di sini ikut menggerakkan motor yang kini memikul lambang Garuda.”

Alessio “Uccio” Salucci, Direktur Pertamina Enduro VR46 Racing Team, menyuarakan perasaan seluruh keluarga besar tim. “Indonesia telah menjadi tempat yang sangat istimewa bagi kami, berkat dukungan luar biasa dari para penggemar dan hubungan kuat yang kami bangun di sini,” katanya dengan tulus. “Kami bangga kembali tahun ini dengan livery yang mencerminkan ikatan tersebut melalui desain yang berbeda. Kami berharap para penggemar bangga melihat Garuda terbang di motor kami.”

Namun keindahan ini tidak hanya menempel pada motor. Para pembalap dan seluruh anggota tim juga akan mengenakan pakaian balap dan jersey khusus buatan Kappa yang mengusung tema serupa Garuda dengan perpaduan merah, putih, emas, dan kuning khas tim. Topi edisi terbatas dengan desain senada juga melengkapi penampilan, sehingga setiap langkah tim di area paddock pun menjadi bagian dari penghormatan ini. Bagi para penggemar yang ingin memiliki bagian dari keistimewaan ini, koleksi pakaian tersebut akan tersedia melalui jaringan Kappa dan VR46 Tribe.

Bagi Pertamina, kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama sponsor. Ini adalah perwujudan kehadiran Indonesia di kancah dunia di mana produk dalam negeri dipercaya oleh tim kelas dunia, dan lambang negara terlihat jelas di antara tim-tim raksasa lainnya. Ini adalah bukti bahwa kebanggaan nasional bisa tampil di mana saja, selama dikerjakan dengan ketulusan, kualitas, dan komitmen.

Tiga tahun berjalan, dan ikatan itu semakin erat. Penggemar Indonesia tidak hanya menonton mereka mendukung, hadir, meneriakkan nama tim, dan menjadikan ajang ini milik bersama. Livery Garuda ini adalah balasan sederhana namun bermakna: kami melihat Anda, kami menghargai Anda, dan kami membawa nama Anda ke mana pun kami melaju.

Saat mesin menderu di sirkuit Mandalika pada Oktober ini, perhatian dunia akan tertuju ke arah motor yang melesat dengan sayap terbuka. Bagi siapa saja yang melihatnya, itu bukan sekadar livery cantik. Itu adalah Garuda melesat tanpa ragu, membawa harapan jutaan orang, dan membuktikan bahwa di mana pun berada, kita tetap satu.

Dan ketika bendera dikibarkan dan balapan dimulai, semangat itu tidak hanya ada di lintasan. Ia ada di setiap detak jantung penonton yang berteriak bangga: itu milik kita.