Rodagilas.com, Tangerang, Mei 2025 – BAIC Indonesia tak main-main! Demi menyukseskan perakitan lokal SUV ikonik BJ40 Plus, BAIC Internasional langsung mengirimkan tim elit berisi enam ahli teknis terbaik dari Beijing ke pabrik PT Handal Indonesia Motor (HIM). Langkah ini jadi bukti kuat bahwa BAIC benar-benar serius dalam menancapkan kuku di pasar otomotif Indonesia.
Kolaborasi ini bukanlah langkah dadakan. Sebelumnya, dua teknisi BAIC Indonesia bersama lima ahli dari PT HIM telah lebih dulu dikirim ke pabrik BAIC ORV Factory di China. Selama dua minggu, mereka digembleng dengan pelatihan intensif soal proses perakitan, kontrol kualitas, hingga manajemen produksi kendaraan off-road.
Menurut Dhani Yahya, COO BAIC Indonesia, kehadiran tim dari BAIC Internasional adalah bentuk nyata dari komitmen global mereka. “Ini bukan hanya soal teknologi, tapi tentang membangun fondasi kuat untuk industri otomotif masa depan di Indonesia,” ujar Dhani.
Para ahli yang didatangkan langsung dari China akan melakukan pendampingan langsung dalam proses perakitan BJ40 Plus. Fokus mereka: transfer teknologi, kontrol kualitas ketat, dan memastikan bahwa SUV rakitan Indonesia ini punya standar global.
Tidak hanya itu, BAIC juga mengirimkan dua orang spesialis kontrol kualitas tambahan untuk memastikan setiap unit BJ40 Plus yang keluar dari jalur produksi punya kualitas sekelas ekspor. Intinya, kualitas “Made in Indonesia” bakal setara dengan produksi BAIC di negara asalnya.
Selama satu bulan ke depan, mereka akan bekerja intensif bareng tim lokal. Semua tahapan perakitan dipantau, dikawal, dan diaudit agar standar global benar-benar tercapai. Ini bukan hanya perakitan biasa—ini proses lahirnya SUV 4×4 buatan anak bangsa yang siap diajak bertualang ke medan ekstrem.
Proses ini merupakan bagian dari persiapan menuju peluncuran perdana BJ40 Plus rakitan Indonesia pada 2 Juni 2025. Tanggal itu bakal jadi momen bersejarah—ketika Indonesia mulai memproduksi kendaraan off-road premium secara lokal.
Dengan langkah strategis ini, BAIC menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjual, tapi berinvestasi dan membangun industri otomotif lokal secara jangka panjang. Gen Z, siap sambut SUV lokal rasa global?

