Test Ride MAB Electro e-Rover: Motor Listrik Rp 18 Jutaan yang Tangguh, Unik, dan Siap Temani Mobilitas Harian

Rodagilas.com, Jakarta – Jakarta, 31 Mei 2025 – Salah satu bintang yang mencuri perhatian di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025 adalah Electro e-Rover, motor listrik dari Motor Anak Bangsa (MAB) yang langsung menyita antusiasme publik berkat harga kompetitif dan karakter uniknya. Dibanderol hanya Rp 18 juta OTR Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi (Jadetabek), e-Rover menyasar pengguna motor harian yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Berbeda dari motor listrik kebanyakan, e-Rover hadir dengan spesifikasi yang cukup menarik—mengusung baterai Graphene 72V 23Ah yang diklaim mampu menempuh jarak 70-80 km dalam satu kali pengisian penuh. Saat diuji coba dalam kondisi perkotaan, motor ini terbukti cukup irit, terutama pada mode 2 yang stabil di kecepatan 45 km/jam, dengan jangkauan hingga 50 km di putaran baterai pertama.

Performa di jalan datar cukup konsisten dan nyaman, namun saat melibas tanjakan, tenaganya memang terasa menurun. Kecepatan maksimum tercatat di kisaran 45-50 km/jam saat menanjak, dan konsumsi daya baterai pun meningkat. Namun, ini justru menjadi cerminan realistis dari karakter motor listrik entry-level—memberi pengguna pemahaman tentang efisiensi daya dan cara berkendara yang bijak.

Hal menarik lainnya adalah respons sistem daya. Saat digeber di top speed, indikator baterai e-Rover sempat drop drastis, namun akan kembali stabil jika pengendara menurunkan kecepatan. Ini menunjukkan sistem manajemen daya yang sensitif namun adaptif, meski perlu sedikit penyesuaian gaya berkendara dari penggunanya.

Perihal ergonomi, e-Rover punya desain ringkas dengan deck kaki tinggi. Untuk pengendara dengan postur besar atau bertubuh tinggi, posisi duduk memang agak menekuk, dan bisa terasa pegal untuk perjalanan jauh. Meski begitu, ini menjadi kompromi wajar untuk motor dengan dimensi ramping dan ground clearance tinggi, yang justru membuatnya lebih aman saat melintasi genangan atau jalan rusak.

Dari sisi akselerasi, e-Rover memang bukan yang paling agresif, tapi cukup responsif di mode 3 dengan top speed tembus 66 km/jam. Ini cukup untuk penggunaan dalam kota, terutama saat lalu lintas padat di jam sibuk.

Secara keseluruhan, e-Rover menawarkan pengalaman berkendara yang unik, ekonomis, dan efisien. Meski ada beberapa catatan kecil, motor ini lebih dari cukup untuk pengguna harian yang mengutamakan kepraktisan dan biaya operasional rendah.

MAB telah memberi alternatif menarik di pasar motor listrik nasional—e-Rover bukan hanya soal harga terjangkau, tapi juga soal karakter dan jati diri sebagai solusi mobilitas masa kini yang hemat dan tetap bisa diandalkan.