Haji Plus Tak Lagi Menunggu Puluhan Tahun: Adira Finance Syariah Buka Jalan Lewat Hasanah

Rodagilas.com, Jakarta, 8 Januari 2026 – Minat masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah Haji terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun.

Di sisi lain, keterbatasan kuota membuat antrean Haji Reguler di berbagai daerah membentang hingga puluhan tahun.

Realitas ini mendorong pergeseran preferensi calon jamaah ke skema Haji Plus yang menawarkan kepastian keberangkatan lebih cepat.

Namun, biaya awal yang lebih tinggi masih menjadi tantangan utama bagi banyak masyarakat.
Melihat celah kebutuhan tersebut, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) melalui Unit Usaha Syariah menghadirkan produk Hasanah (Pembiayaan Haji Plus Adira Syariah).

Produk ini dirancang sebagai solusi pembiayaan yang memungkinkan calon jamaah memperoleh Nomor Porsi Haji Plus lebih awal, dengan skema pembayaran yang dapat diangsur belakangan.

Pendekatan ini menempatkan Hasanah sebagai jembatan antara niat ibadah dan kesiapan finansial.

Dalam lanskap industri keuangan syariah, kehadiran Hasanah mencerminkan perubahan strategi pembiayaan yang semakin berorientasi pada kebutuhan spesifik dan bernilai jangka panjang.

Bukan sekadar pembiayaan konsumtif, Hasanah menyasar aspek spiritual yang memiliki urgensi emosional tinggi, sekaligus menuntut kepastian dan transparansi.

Ini menjadi diferensiasi penting di tengah persaingan lembaga pembiayaan syariah yang semakin ketat.

Yusron, Head of Syariah Adira Finance, menegaskan bahwa Hasanah hadir sebagai respons atas permintaan pasar. “Produk Hasanah kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan pembiayaan Nomor Porsi Haji Plus sekaligus memperkuat strategi perluasan portofolio syariah Adira Finance. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses pembiayaan ibadah yang lebih pasti, transparan, dan terpercaya,” ujarnya.

Produk Hasanah menggunakan akad ijarah multijasa, memastikan seluruh proses pembiayaan berjalan sesuai prinsip syariah.

Skema ini memberikan kejelasan manfaat dan biaya sejak awal, sehingga calon jamaah memahami seluruh kewajiban dan haknya. Pembiayaan diberikan tanpa jaminan (non-collateral) dengan tenor fleksibel hingga 60 bulan, bekerja sama dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Agama.

Dari sisi proses, pengajuan Hasanah dirancang sederhana dan realistis.

Pelanggan cukup menyiapkan dokumen dasar seperti identitas diri, bukti penghasilan, dan dokumen pendukung lain untuk keperluan verifikasi.

Ketentuan angsuran, pelunasan sebagian maupun penuh, hingga mekanisme penanganan keterlambatan pembayaran dijelaskan secara transparan di dalam akad.

Pendekatan ini memperkuat kepercayaan, yang menjadi fondasi utama dalam pembiayaan berbasis syariah.

Setelah pembiayaan disetujui, pelanggan akan didaftarkan untuk memperoleh Nomor Porsi Haji Plus resmi.

Nomor ini menjadi bukti sah bahwa pelanggan telah masuk dalam antrean keberangkatan sesuai regulasi Kementerian Agama. Status nomor porsi dapat dicek secara mandiri melalui website resmi Kemenag atau aplikasi Haji Pintar, memberikan rasa aman dan kepastian bagi calon jamaah sejak tahap awal.

Kehadiran Hasanah juga sejalan dengan kinerja positif pembiayaan syariah Adira Finance. Hingga November 2025, penyaluran pembiayaan baru syariah tercatat mencapai sekitar Rp8,1 triliun, tumbuh sekitar 13% secara tahunan.

Kontribusi segmen syariah mencapai sekitar 21% dari total pembiayaan baru, menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis prinsip syariah yang menjunjung kejelasan dan keamanan transaksi.

Sebagai nilai tambah, pelanggan Hasanah turut memperoleh akses ke berbagai program loyalitas Adira Finance.

Salah satunya adalah HARCILNAS (Harinya Cicilan Lunas), yang memungkinkan pelanggan melunasi cicilan dengan menukarkan adirapoin melalui aplikasi adiraku.

Integrasi manfaat ini memperkuat pengalaman pelanggan, menjadikan pembiayaan ibadah tidak hanya terjangkau tetapi juga bernilai tambah.

Komitmen Adira Finance Syariah diperluas melalui program UMRAH Untuk Sahabat yang akan kembali digelar pada 2026, serta edukasi keuangan berbasis komunitas lewat Festival Pasar Rakyat (FPR).

Melalui pendekatan langsung ke pusat aktivitas ekonomi keluarga, Adira Finance Syariah menegaskan perannya sebagai penghubung antara kebutuhan spiritual dan akses pembiayaan syariah yang resmi, aman, dan berkelanjutan.