Rodagilas.com, Jakarta, 6 April 2026 – JETOUR T1 membuktikan diri bukan sekadar SUV biasa. Melalui serangkaian uji ekstrem global yang brutal, mulai dari ketinggian Pegunungan Andes hingga kekeringan Gurun Atacama, JETOUR T1 menunjukkan bahwa ia adalah partner perjalanan sejati yang siap menaklukkan segala medan. Kombinasi kenyamanan, teknologi canggih, dan keandalan teruji menjadi senjata utamanya.
Sebagai bagian dari strategi global JETOUR bertajuk “Travel+”, JETOUR T1 dirancang untuk memberikan kebebasan eksplorasi tanpa batas. Kendaraan ini bukan hanya alat transportasi, tetapi teman petualangan yang siap menemani Anda menjelajahi dunia, bahkan di perkotaan sekalipun.
Bukan Sekadar Klaim, Tapi Terbukti di Dunia Nyata
Pengujian pertama dilakukan di Pegunungan Andes, Bolivia, yang berada di ketinggian lebih dari 5.000 meter. Di sini, JETOUR T1 menghadapi suhu ekstrem, tekanan udara rendah, dan kadar oksigen minim kondisi yang biasanya membuat kendaraan megap-megap. Namun, T1 membuktikan adaptabilitasnya.
Dalam uji cold start, mesin 2.0T Turbocharged JETOUR T1 menyala mulus hanya dalam satu kali percobaan, meski kadar oksigen hanya sekitar 60% dari normal. Ini menunjukkan kalibrasi mesin yang matang dan kesiapan tempur di segala kondisi.
Saat melibas medan off-road yang berat, sistem XWD Intelligent All-Wheel Drive JETOUR T1 unjuk gigi. Dengan distribusi torsi real-time yang canggih, kendaraan ini dengan mudah menaklukkan pasir longgar dan tanjakan curam, membuktikan kemampuan adaptifnya yang luar biasa.
Tak hanya itu, sistem AWD, Electronic Limited Slip Differential, dan Bosch ESP 9.3 bekerja sama harmonis untuk menjaga stabilitas kendaraan. Kombinasi ini memastikan JETOUR T1 tetap kokoh dan terkendali, bahkan saat diterpa angin kencang dan melintasi permukaan jalan dengan traksi rendah.
Perjalanan uji berlanjut ke Gurun Atacama, Chili, salah satu tempat paling kering di dunia yang dijuluki “driving forbidden zone.” Dengan kelembapan udara hanya sekitar 5%, suhu ekstrem, debu garam korosif, dan fluktuasi suhu harian yang mencapai lebih dari 30°C, Atacama menjadi medan ujian sesungguhnya bagi durabilitas mekanis dan stabilitas JETOUR T1.
Di tengah badai pasir, JETOUR T1 berhasil keluar dari jebakan pasir sedalam 30 cm berkat sistem XWD yang mampu mendistribusikan torsi hingga 390 Nm secara presisi ke keempat roda. Kemampuan menghasilkan tenaga stabil di tanjakan hingga 30° juga teruji. Hebatnya lagi, kabin tetap bersih dari debu berkat filter udara CN95 yang menjaga kualitas udara optimal bagi penumpang.
Rangkaian pengujian ekstrem ini bukan hanya sekadar pembuktian, melainkan penegasan komitmen JETOUR untuk menghadirkan kendaraan yang benar-benar teruji di kondisi paling menantang di dunia. Ini memberikan rasa percaya diri penuh bagi setiap pengguna dalam setiap perjalanan mereka.
Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, menegaskan, “Kami ingin memastikan setiap teknologi dan kapabilitas JETOUR T1 benar-benar relevan dan memberikan rasa percaya diri bagi konsumen. Ini adalah komitmen kami menghadirkan kendaraan yang inovatif, aman, tangguh, dan sesuai kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.”

