Rodagilas.com, Jakarta, 6 April 2026 – Semakin maraknya kendaraan listrik di Indonesia sejak 2024 tak hanya mengubah cara kita berkendara, tapi juga menggeliatkan dunia modifikasi. Kategori khusus kendaraan listrik pun mulai tampil mencolok di berbagai pameran otomotif, termasuk Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX). Di tengah gelombang itu, iCAR V23 muncul sebagai primadona baru yang langsung mencuri perhatian komunitas modifikator lokal.
Sejak debutnya di IIMS, iCAR V23 berhasil membangun komunitas pengguna yang tumbuh secara organik, salah satunya V23 EVO (Electric Vehicle Owner) Community. Humam Reno, pendiri komunitas ini sekaligus salah satu pemesan awal iCAR V23, membagikan kisah di balik daya tarik mobil listrik dengan desain unik ini dan alasan kuat memilihnya.
Desain iCAR V23 memang bukan sembarangan. Dengan tampilan boxy yang khas, dikombinasikan nuansa retro futuristik dan pilihan warna yang berani, mobil ini punya karakter yang kuat dan mudah dikenali. “Waktu lihat di booth IIMS Februari lalu, iCAR langsung kelihatan ikonik dan eye-catching. Model dan warnanya unik, benar-benar stand out dibanding yang lain,” ungkap Humam dengan penuh antusias.
Kesan pertama yang kuat itu mendorongnya langsung memesan unit. Tidak hanya karena desain, tapi juga proporsi kendaraan yang pas dengan ground clearance tinggi dan posisi berkendara elevated, memberikan visibilitas dan rasa percaya diri lebih saat melaju di berbagai kondisi jalan, terutama perkotaan.
Pengalaman berkendara iCAR V23 juga mendapat pujian dari para early adopter. Mereka menyebut sensasi mengendarai mobil ini menyenangkan dan membuat mereka merasa percaya diri. “Pas coba pertama kali, langsung terasa fun to drive tapi tetap nyaman. Ada sensasi berbeda yang bikin ngerasa makin ganteng waktu bawa V23. Bisa dibilang love at first sight,” tutur Humam.
Lebih dari sekadar kendaraan, iCAR V23 menawarkan konsep personalisasi lewat sistem Plug & Play yang sangat menarik bagi komunitas modifikator. Fleksibilitas ini memungkinkan pemilik mengekspresikan karakter mereka lewat modifikasi tanpa batas, menjadikan mobil bukan hanya alat transportasi tapi medium ekspresi diri.
“Menurut saya, mobil ini sangat modifiable. Kita bisa bikin sesuai yang kita mau. Ini bukan cuma soal pakai, tapi membentuk kendaraan sesuai karakter masing-masing. Hal ini jarang ditemukan di mobil lain,” tambah Humam.
Antusiasme ini pun sudah dituangkan dalam berbagai rencana modifikasi komunitas V23 EVO, mulai dari penambahan aksesori hingga sentuhan visual personal yang akan dijalankan begitu unit mereka tiba. Semangat ini memperkuat ikatan antar pengguna sekaligus memperkaya ekosistem modifikasi EV di Indonesia.
Mark Yang, Country Director iCAR Indonesia, menegaskan bahwa iCAR V23 dirancang bukan hanya sebagai kendaraan listrik fungsional dan efisien, tapi juga membawa pengalaman kepemilikan yang menyenangkan. “Dengan DNA playful driving, V23 mendukung mobilitas efisien dari sisi waktu dan biaya, serta kemudahan pengisian daya yang terintegrasi dalam rutinitas harian,” ujarnya.
iCAR V23 membuka babak baru dalam dunia kendaraan listrik di Indonesia, dengan menggabungkan fungsi dan kebebasan berekspresi. Karakter desain yang kuat dan sistem personalisasi fleksibel menjadikan setiap unit unik dan mempererat komunitas pengguna yang berbagi minat serupa.

