Rodagilas.com, Jakarta, 13 Agustus 2025 – PT Kalista Soter Hastia (KALISTA), penyedia ekosistem kendaraan listrik komersial terintegrasi di Indonesia, resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan ecoCare, perusahaan solusi hygiene dan sanitasi berbasis keberlanjutan. Melalui kerja sama ini, ecoCare akan menggunakan unit blind van listrik sebagai kendaraan operasional, yang terbukti mampu mencatat efisiensi energi hingga 55% dan menurunkan emisi karbon sebesar 65% selama uji coba hampir dua bulan.
Uji coba ini berlangsung sejak 29 April hingga 28 Juni 2025 dengan memanfaatkan unit DFSK Gelora E-Blindvan. Kendaraan tersebut digunakan untuk distribusi produk seperti sabun, karpet, hingga kantong plastik sampah, dengan jarak tempuh harian rata-rata 60 km. Hasil pengujian menjadi dasar keputusan kedua pihak untuk melanjutkan kerja sama jangka panjang, termasuk penyesuaian armada, penempatan stasiun pengisian daya, dan skema biaya operasional yang optimal.
Albert Aulia Ilyas, Direktur Utama KALISTA, menyampaikan bahwa kemitraan ini memperkuat posisi KALISTA sebagai mitra operasional end-to-end bagi pelaku industri. “Di tengah meningkatnya tuntutan efisiensi dan regulasi ramah lingkungan, KALISTA hadir bukan hanya sebagai penyedia armada, tapi katalis transformasi menuju operasional yang lebih hijau dan kompetitif,” ungkapnya dalam seremoni penandatanganan kerja sama.
Dari sisi ecoCare, CEO Wincent Yunanda menegaskan bahwa keberlanjutan adalah bagian dari tanggung jawab perusahaan. “Keberlanjutan bukan hanya pilihan, tapi kewajiban. Bersama KALISTA, kami ingin memastikan setiap langkah operasional ecoCare selaras dengan prinsip Think Green, mengurangi emisi, dan meningkatkan efisiensi distribusi,” jelasnya.
Sebagai bagian dari dukungan transisi energi bersih, KALISTA menawarkan skema penyewaan jangka panjang untuk kendaraan listrik. Skema ini memindahkan beban investasi awal yang besar menjadi biaya bulanan yang lebih mudah dikelola. Paket sewa sudah mencakup asuransi, layanan purna jual, penyediaan suku cadang, perawatan rutin maupun non-rutin, hingga dukungan mekanik dan SDM siaga 24 jam.
Unit DFSK Gelora E-Blindvan yang digunakan memiliki spesifikasi baterai 42 kWh dengan jarak tempuh ±170 km per pengisian. Teknologi pengisian cepat (fast charging) 50 kW mampu mengisi daya hingga penuh dalam sekitar 75 menit. Dengan kapasitas daya angkut 1.100 kg, kendaraan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan distribusi intensif, khususnya di sektor hygiene dan sanitasi.
Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada efisiensi biaya, tetapi juga menjadi langkah nyata menuju target net-zero emission 2050. Dengan mengadopsi armada listrik, ecoCare mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus mendukung inisiatif pemerintah dalam percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).
Menurut KALISTA, integrasi kendaraan listrik dalam sektor logistik B2B memiliki potensi besar untuk memangkas biaya operasional jangka panjang. Selain itu, adopsi teknologi ini juga memperkuat citra perusahaan sebagai pelaku industri yang peduli terhadap lingkungan dan inovatif dalam menghadapi tantangan global.
Albert menambahkan, “Kolaborasi ini adalah contoh bagaimana teknologi dan komitmen dapat bersinergi untuk menghasilkan dampak positif, baik bagi bisnis maupun lingkungan. Kami ingin menjadi role model bagi perusahaan lain yang ingin beralih ke armada listrik tanpa kehilangan efisiensi.”
Dengan terjalinnya kemitraan ini, KALISTA dan ecoCare berharap dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya untuk berani mengambil langkah konkret menuju logistik yang lebih hijau, hemat energi, dan siap menghadapi masa depan transportasi berkelanjutan di Indonesia.

