Rodagilas.com, Lombok, Indonesia – 6 Oktober 2025 — Akhir pekan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, menjadi tantangan berat bagi Ducati Lenovo Team. Meskipun tampil kompetitif sejak sesi latihan, tim harus menerima kenyataan pahit setelah kedua pembalap andalannya, Marc Márquez dan Francesco Bagnaia, gagal menyelesaikan balapan Grand Prix Indonesia 2025.
Balapan yang berlangsung di bawah cuaca panas khas Mandalika itu berjalan penuh drama. Márquez yang start dari baris ketiga sempat menunjukkan performa kuat dengan menembus posisi keenam di tikungan pertama. Namun, di tikungan tujuh, insiden tak terhindarkan terjadi saat Marco Bezzecchi menyenggol bagian belakang motor Márquez, membuatnya terjatuh cukup keras.
Akibat insiden tersebut, Marc Márquez harus segera meninggalkan lintasan dan dijadwalkan kembali ke Spanyol untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Dari pemeriksaan awal, cedera terjadi pada bagian tulang selangka kanan, area yang sebelumnya juga sempat bermasalah. “Saya tentu sedih, karena cedera ini kembali terjadi di sisi kanan. Tapi ini bagian dari balapan—hal-hal seperti ini bisa terjadi,” ujar Márquez. “Bezzecchi sudah datang untuk meminta maaf, dan saya menghargai itu. Sekarang saya fokus untuk pemulihan dan berusaha kembali secepat mungkin.”
Sementara itu, rekan setimnya, Francesco Bagnaia, juga mengalami nasib serupa. Start dari posisi ke-16 di grid, juara dunia dua kali itu tampil agresif sejak awal, mencoba memperbaiki posisi dengan menekan pembalap di depannya. Namun, pada lap kedelapan di tikungan terakhir, Bagnaia kehilangan kendali ban depan dan terjatuh, memaksa dirinya keluar dari balapan lebih awal.
“Ini akhir pekan yang sangat mengecewakan, terutama setelah hasil bagus di seri sebelumnya,” ungkap Bagnaia. “Sirkuit Mandalika memang tidak pernah mudah bagi saya, meski sebelumnya saya pernah meraih hasil baik di sini. Saya meminta maaf kepada tim atas insiden ini—saya terlalu memaksakan diri untuk menutup jarak dengan pembalap di depan.”
Meski hasil di Mandalika tidak sesuai harapan, Ducati Lenovo Team tetap mengukir pencapaian luar biasa musim ini. Setelah Marc Márquez memastikan gelar Juara Dunia MotoGP 2025, Ducati juga sukses menyapu bersih Triple Crown, yakni gelar Juara Dunia Pembalap, Juara Dunia Konstruktor, serta Juara Dunia Tim. Capaian ini semakin mempertegas dominasi Ducati dalam era modern MotoGP.
Dengan raihan 545 poin, Márquez masih memimpin klasemen dengan jarak yang aman dari adiknya, Alex Márquez, yang berada di posisi kedua. Sementara Bagnaia menempati posisi ketiga klasemen sementara, tertinggal 88 poin. Meskipun insiden di Mandalika sedikit mengganggu momentum, semangat tim Ducati Lenovo tetap tinggi untuk menutup musim dengan performa terbaik.
“Ini adalah akhir pekan yang sulit, tapi kami tetap bangga dengan pencapaian tim sepanjang musim ini,” ujar salah satu perwakilan Ducati Lenovo Team. “Marc telah menunjukkan mental juara sejati sepanjang tahun, sementara Pecco (Bagnaia) akan kembali lebih kuat di seri berikutnya. Fokus kami kini beralih ke Phillip Island.”
Ducati Lenovo Team dijadwalkan kembali berlaga pada 17 Oktober 2025 di Sirkuit Phillip Island, Australia, yang akan menjadi seri keempat terakhir musim ini. Tim berharap bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan di sirkuit yang dikenal menantang itu.
Meskipun akhir pekan di Mandalika berakhir dengan catatan sulit, semangat juang tim Ducati tetap membara. Di balik setiap insiden dan tantangan, ada tekad kuat untuk terus membawa performa terbaik di setiap lintasan dunia. Seperti yang selalu dipegang Ducati: “We Race As One — dengan semangat, dedikasi, dan kemenangan sebagai tujuan.”

