Geely Starray EM-i Resmi Mengaspal di Indonesia

rodagilas.com, Tangerang, 30 Oktober 2025 – Geely Auto Indonesia kembali membuat gebrakan lewat peluncuran resmi Geely Starray EM-i di pasar nasional. Setelah mencuri perhatian publik melalui masa pre-booking pada Agustus lalu, SUV plug-in hybrid (PHEV) ini akhirnya hadir untuk konsumen Indonesia dengan harga mulai Rp499 juta (OTR Jakarta). Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Geely sebagai pemain baru yang agresif dalam membawa teknologi elektrifikasi ke Tanah Air.Starray EM-i bukan sekadar SUV PHEV biasa. Model ini menjadi representasi visi besar Geely dalam menghadirkan mobilitas cerdas yang efisien, ramah lingkungan, dan sesuai kebutuhan pengendara Indonesia. Dengan desain futuristis dan teknologi elektrifikasi yang menyatu mulus, Starray EM-i menawarkan standar baru dalam pengalaman berkendara harian.Sebagai wujud komitmen jangka panjang, Geely melakukan perakitan lokal Starray EM-i di fasilitas manufaktur Purwakarta sejak September 2025. Implementasi standar teknologi global memastikan kualitas dan keamanan kendaraan tetap konsisten, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri otomotif nasional. Kehadiran SUV ini menjadi milestone penting yang mempertegas keseriusan Geely dalam strategi industrialisasi di Indonesia.“Starray EM-i adalah PHEV pertama yang lahir dari platform NEV, dirancang untuk menawarkan performa dinamis dan pengalaman berkendara modern. Setelah peluncuran di Australia bulan lalu, model ini menandai langkah penting dalam ekspansi global Geely dan akan segera hadir di hampir 20 pasar di Asia-Pasifik, Eropa, Amerika Latin, dan Afrika,” ujar Evin Ye, Vice President of Geely Auto International Corporation.Di balik performa yang impresif, Geely Starray EM-i mengandalkan teknologi EM-i Super Hybrid yang menjadi kunci keunggulannya. Perpaduan mesin bensin 1.5L dan motor listrik 160 kW yang ditenagai baterai 18,4 kWh menghadirkan efisiensi kelas atas: konsumsi bahan bakar setara 83 km/liter, jarak tempuh pure EV hingga 105 km, dan total jangkauan lebih dari 1.000 km dalam sekali pengisian bensin dan daya. Angka-angka ini menjadikan Starray EM-i sebagai salah satu SUV paling hemat energi di kelasnya.Teknologi EM-i Super Hybrid juga memungkinkan perpindahan tenaga yang mulus dengan tiga mode berkendara: Pure untuk perjalanan bebas emisi, Hybrid untuk penggunaan sehari-hari yang optimal, dan Power untuk performa maksimal saat dibutuhkan. Dengan efisiensi termal mesin hingga 46,5%, pengemudi dapat menikmati tenaga responsif tanpa rasa bersalah pada konsumsi energi.“Teknologi EM-i dikembangkan dengan sistem elektrifikasi generasi terbaru yang mengutamakan efisiensi energi, performa, dan keamanan tinggi. Efisiensi menjadi aspek penting bagi kendaraan hybrid, hal ini dicapai melalui penyempurnaan mesin dan sistem penggerak listrik yang bekerja selaras untuk memberikan pengalaman berkendara halus dan responsif,” ungkap Dylan Ding, Chief Product Officer Geely Automobile Research Institute.Tak hanya soal teknologi, Starray EM-i tampil dengan desain atraktif yang memancarkan karakter modern. Garis bodi aerodinamis dipadukan dengan DRL tajam dan velg yang mempertegas aura sporty. Interiornya dirancang elegan dan intuitif dengan layar sentuh besar, koneksi pintar, fitur keselamatan aktif, serta ruang kabin lega untuk seluruh penumpang. Semua elemen ini menjadikan Starray EM-i sebagai pilihan ideal untuk keluarga modern yang menginginkan kenyamanan dan efisiensi dalam satu paket.Keberadaan Starray EM-i di segmen SUV PHEV memberikan alternatif menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa mengorbankan fleksibilitas. Dengan harga kompetitif di bawah Rp500 juta, model ini dinilai dapat memperluas akses masyarakat terhadap mobil ramah lingkungan yang canggih dan berkualitas global.Peluncuran nasional ini menjadi momentum penting perjalanan Geely di Indonesia. Dengan portofolio produk semakin kuat dan strategi produksi lokal yang progresif, Geely bersiap memperkuat persaingan pasar SUV elektrifikasi dalam beberapa tahun mendatang, sekaligus mempercepat transformasi menuju mobilitas rendah emisi di Indonesia.