Rodagilas.com, Jakarta, 28 Februari 2026 – Jakarta — PT Federal International Finance atau FIFGROUP, anak perusahaan Astra dan bagian dari Astra Financial, kembali menegaskan tajinya di industri pembiayaan nasional. Dalam ajang penghargaan yang digelar Warta Ekonomi pada 27 Februari 2026 di Parle Senayan, Jakarta, perusahaan ini tak pulang dengan tangan kosong. Dua penghargaan sekaligus diboyong, mempertegas posisi FIFGROUP sebagai pemain yang bukan hanya besar, tetapi juga solid secara fundamental.
Sorotan utama mengarah pada Direktur FIFGROUP, Valentina Chai, yang meraih apresiasi sebagai Best Chief Financial Officer 2026 for Creating Net Profit Growth through Effective Financing Distribution dalam Indonesia Best CFO Awards 2026. Ajang yang mengusung tema “Leading Finance Transformation in a Digital and Sustainable Era for Long-Term Value” ini menempatkan transformasi keuangan dan keberlanjutan sebagai kata kunci utama.
Penghargaan tersebut diberikan atas kepemimpinan strategis Valentina yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan laba bersih melalui distribusi pembiayaan yang efektif. Di tengah tekanan ekonomi global, fluktuasi daya beli, serta percepatan digitalisasi industri keuangan, capaian ini bukan perkara sederhana. Fungsi keuangan tak lagi hanya soal pencatatan dan pengendalian, tetapi juga menjadi motor strategi pertumbuhan.
Dalam penilaian dewan juri, transformasi yang dijalankan dinilai berhasil memperkuat ketahanan finansial perusahaan sekaligus menciptakan nilai tambah jangka panjang. Artinya, pertumbuhan yang dicapai tidak bersifat sesaat, melainkan dibangun di atas fondasi tata kelola dan manajemen risiko yang disiplin. Pendekatan ini menjadi krusial di era ketika industri multifinance dituntut semakin adaptif dan transparan.
Penghargaan tersebut diterima oleh Finance and Treasury Division Head FIFGROUP, Maria Inawati Bernard, yang mewakili Valentina Chai. Dalam sambutannya, Maria menegaskan bahwa capaian ini merupakan refleksi komitmen kolektif seluruh insan perusahaan. Menurutnya, menjaga kinerja keuangan yang sehat dan berkelanjutan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya fungsi satu divisi.
Maria juga menekankan pentingnya optimalisasi digitalisasi proses keuangan serta penerapan tata kelola yang baik. Transformasi digital, katanya, bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan agar perusahaan tetap relevan dan kompetitif. Setiap langkah strategis diarahkan untuk memastikan pertumbuhan perusahaan berjalan secara berkesinambungan.
Tak berhenti pada satu panggung, FIFGROUP melalui unit usaha pembiayaan syariahnya, AMITRA, turut menorehkan prestasi. Dalam Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards 2026, AMITRA dinobatkan sebagai Indonesia Best Sharia Multifinance 2026 with Inclusive Syariah Financing for Religious Travel Needs kategori Multifinance. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pembiayaan syariah bukan lagi ceruk pasar sempit, melainkan pilar penting dalam strategi bisnis perusahaan.
Pengakuan tersebut diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu menempatkan nilai halal dan prinsip syariah bukan sekadar kepatuhan regulasi, melainkan sebagai strategi diferensiasi yang memperkuat positioning merek. Dalam lanskap persaingan yang semakin ketat, pendekatan berbasis nilai menjadi faktor pembeda yang signifikan dalam membangun loyalitas pelanggan.
Penghargaan untuk AMITRA diterima oleh Sharia Financing Marketing Area Senior Analyst PT Sharia Multifinance Astra, Ruchiyat. Ia menyampaikan bahwa apresiasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pembiayaan syariah, khususnya dalam mendukung kebutuhan perjalanan religi masyarakat Indonesia. Kontribusi pembiayaan syariah, menurutnya, memiliki peran strategis dalam memperluas inklusi keuangan nasional.
Dua penghargaan ini mengirimkan satu pesan tegas: FIFGROUP tidak hanya berfokus pada ekspansi bisnis, tetapi juga memperkuat fondasi keuangan dan nilai-nilai yang diusung. Di tengah perubahan cepat industri keuangan, perusahaan ini memilih untuk bertransformasi secara terukur, menjaga profitabilitas, dan sekaligus memperluas dampak melalui pembiayaan syariah yang inklusif. Sebuah kombinasi yang menunjukkan bahwa pertumbuhan dan prinsip dapat berjalan beriringan.

