Rodagilas.com, Jakarta, 10 Maret 2026 – Musim mudik Lebaran selalu identik dengan rumah yang ditinggalkan dalam waktu cukup lama. Bagi banyak masyarakat Indonesia, kendaraan pribadi terutama sepeda motor sering kali menjadi salah satu aset yang harus ditinggal selama perjalanan pulang kampung. Situasi ini tentu menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama bagi pengguna motor listrik yang masih tergolong teknologi baru bagi sebagian masyarakat.
Seiring meningkatnya popularitas kendaraan listrik di Indonesia, pemilik motor listrik perlu memahami cara merawat kendaraan mereka ketika tidak digunakan dalam waktu lama. Persiapan sederhana sebelum mudik dapat membantu menjaga performa kendaraan tetap optimal sekaligus meminimalkan risiko kerusakan atau gangguan keamanan selama pemilik berada jauh dari rumah.
Melihat kondisi tersebut, Polytron membagikan sejumlah tips praktis yang dapat diterapkan oleh pengguna motor listrik sebelum meninggalkan kendaraan mereka selama mudik Lebaran. Langkah-langkah ini dirancang agar motor tetap aman, sekaligus memastikan kondisinya tetap prima saat digunakan kembali setelah liburan usai.
Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menjelaskan bahwa motor listrik memiliki keunggulan dari sisi teknologi yang memudahkan pengguna dalam memantau kondisi kendaraan. Dengan sistem digital yang terintegrasi, pengguna bahkan bisa tetap mengetahui status kendaraan meskipun sedang berada jauh dari rumah.
Menurut Ilman, salah satu hal yang sering ditanyakan oleh pengguna motor listrik adalah soal mematikan MCB ketika kendaraan ditinggalkan. Ia menjelaskan bahwa mematikan MCB sebenarnya tidak selalu diperlukan, terutama jika kendaraan hanya ditinggalkan dalam waktu relatif singkat, seperti satu hingga dua minggu selama periode mudik.
Selama perjalanan mudik tidak berlangsung lebih dari satu bulan, pengguna disarankan untuk tetap membiarkan sistem kendaraan aktif. Dengan begitu, pemilik masih dapat memantau posisi terakhir motor melalui fitur GPS yang terhubung dengan aplikasi di ponsel. Fitur ini menjadi lapisan keamanan tambahan yang membantu pengguna mengetahui kondisi kendaraan secara real time.
Selain itu, posisi parkir juga perlu diperhatikan. Menggunakan standar tengah sangat disarankan karena membuat posisi motor lebih stabil selama ditinggalkan. Cara sederhana ini dapat membantu menjaga keseimbangan kendaraan sekaligus mengurangi risiko motor terjatuh atau mengalami tekanan tidak merata pada bagian suspensi.
Hal penting lainnya yang tidak boleh diabaikan adalah kondisi baterai. Sebelum meninggalkan motor listrik selama beberapa hari atau minggu, pengguna dianjurkan untuk mengisi daya baterai sekitar 50 persen dari kapasitas. Tingkat daya ini dianggap ideal untuk menjaga kesehatan baterai selama kendaraan tidak digunakan dalam waktu tertentu.
Pengguna juga disarankan untuk memastikan tekanan ban berada pada kondisi ideal sebelum meninggalkan motor. Ban yang kekurangan tekanan udara berpotensi mengalami deformasi jika dibiarkan terlalu lama. Dengan memastikan tekanan ban tetap normal, kendaraan akan lebih siap digunakan kembali ketika pemilik pulang dari mudik.
Untuk meningkatkan keamanan, Polytron juga menyarankan penggunaan kunci ganda seperti kunci cakram atau rantai pada roda depan. Selain itu, fitur alarm pada sistem keyless sebaiknya diaktifkan agar kendaraan memiliki perlindungan tambahan dari potensi gangguan atau percobaan pencurian.
Di sisi lain, bagi pengguna yang berencana mudik menggunakan motor listrik, persiapan perjalanan juga menjadi faktor penting. Pengendara disarankan melakukan pengecekan kendaraan di service center sebelum berangkat, memastikan baterai terisi penuh, serta merencanakan rute perjalanan dengan mempertimbangkan lokasi stasiun pengisian daya.
Polytron sendiri telah menyediakan fasilitas fast charging station di sejumlah showroom yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh pengguna motor listrik Polytron. Dengan perencanaan perjalanan yang matang, penggunaan aplikasi navigasi, serta kepatuhan terhadap aturan keselamatan berkendara, perjalanan mudik dengan motor listrik dapat menjadi pengalaman yang praktis, efisien, sekaligus ramah lingkungan.

