Rodagilas.com, Jakarta, 18 Maret 2026 — Menjelang puncak arus mudik Lebaran, satu hal yang paling dihindari para pemudik adalah masalah kendaraan di tengah perjalanan. Menjawab kekhawatiran tersebut, Daihatsu bersama Astra kembali menghadirkan program Posko dan Bengkel Siaga yang siap menemani perjalanan masyarakat selama periode 17 hingga 24 Maret 2026.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Daihatsu dalam memastikan pelanggan dapat melakukan perjalanan mudik dengan rasa aman dan nyaman. Di tengah meningkatnya volume kendaraan di jalur utama, kesiapan layanan purna jual menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan.
Daihatsu menghadirkan enam Posko Siaga yang tersebar di titik-titik strategis jalur mudik nasional. Lokasi tersebut meliputi Rest Area Tol Bakauheni–Kayuagung KM 163A di Lampung, Rest Area Tol Merak–Jakarta KM 68B, Rest Area Tol Cipali KM 166A, serta Resta Pendopo Tol Semarang–Solo KM 456A dan KM 456B di Salatiga. Selain itu, satu posko juga tersedia di SPBU Kendit Situbondo, Jawa Timur.
Keberadaan posko di titik-titik tersebut bukan tanpa alasan. Jalur-jalur ini dikenal sebagai rute padat yang dilalui ribuan kendaraan setiap harinya selama musim mudik. Dengan hadirnya Posko Siaga, Daihatsu ingin memastikan setiap pelanggan memiliki akses cepat terhadap layanan pemeriksaan kendaraan.
Di Posko Siaga, pelanggan dapat memanfaatkan layanan pengecekan kendaraan yang dilakukan oleh teknisi berpengalaman dan bersertifikat. Pemeriksaan ini mencakup kondisi dasar kendaraan untuk memastikan performa tetap optimal selama perjalanan jarak jauh.
Tidak hanya fokus pada kendaraan, Daihatsu juga menghadirkan berbagai fasilitas pendukung untuk kenyamanan pemudik. Tersedia ruang istirahat yang nyaman, snack dan minuman gratis, akses WiFi, serta charging station untuk perangkat elektronik. Fasilitas ini memungkinkan pemudik beristirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Selain Posko Siaga, Daihatsu juga mengoperasikan 89 Bengkel Siaga yang tersebar di seluruh Indonesia. Jaringan bengkel ini tetap beroperasi selama periode mudik dengan jadwal khusus yang telah disesuaikan untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan.
Sebaran bengkel tersebut mencakup berbagai wilayah, mulai dari 19 bengkel di Sumatera, 14 di Jabodetabek, 10 di Jawa Barat, 10 di Jawa Tengah dan DIY, hingga 10 di Jawa Timur. Selain itu, terdapat lima bengkel di Bali, tujuh di Kalimantan, serta 14 bengkel di kawasan Indonesia Timur, termasuk Sulawesi dan Papua.
Dengan cakupan yang luas ini, Daihatsu memastikan bahwa pelanggan dapat dengan mudah mengakses layanan di berbagai titik perjalanan, baik di jalur utama maupun di wilayah yang lebih jauh dari pusat kota.
Selama periode operasional, Bengkel Siaga Daihatsu melayani pelanggan dengan jam operasional yang telah disesuaikan. Pada tanggal 20, 23, dan 24 Maret 2026, bengkel buka pukul 09.00 hingga 15.00, sementara pada 19, 21, dan 22 Maret 2026, layanan tersedia mulai pukul 10.00 hingga 15.00. Khusus di Bali, seluruh bengkel Daihatsu tidak beroperasi pada 19 Maret 2026.
Deputy After Sales Service & Logistic Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation, Yanuar Krisna, menyampaikan bahwa layanan ini dihadirkan untuk memberikan ketenangan bagi pelanggan selama perjalanan mudik. Ia juga mengingatkan pentingnya melakukan pengecekan kendaraan sebelum berangkat.
Menurutnya, persiapan kendaraan yang matang dapat mengurangi risiko gangguan di perjalanan, sehingga pemudik dapat fokus menikmati momen kebersamaan bersama keluarga di kampung halaman.
Untuk mempermudah akses layanan, Daihatsu juga menyediakan layanan pelanggan melalui call center di nomor 1-500-898. Selain itu, pelanggan dapat memanfaatkan Daihatsu Mobile Service yang memungkinkan servis kendaraan dilakukan di rumah atau di lokasi tertentu sesuai kebutuhan.
Dengan kombinasi Posko Siaga, Bengkel Siaga, serta layanan digital yang mudah diakses, Daihatsu ingin memastikan perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung lebih lancar. Di tengah padatnya arus kendaraan, kehadiran layanan ini menjadi bentuk nyata dukungan Daihatsu bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman dan tanpa kekhawatiran.

