Rodagilas.com, Jakarta, 12 Maret 2026 – Musim mudik Lebaran selalu menjadi salah satu pergerakan manusia terbesar di Indonesia. Tahun ini, tren tersebut kembali meningkat dengan jutaan orang bersiap menempuh perjalanan jauh menuju kampung halaman. Di tengah perubahan gaya hidup dan perkembangan teknologi otomotif, Geely kendaraan elektrifikasi kini mulai dilirik sebagai pilihan baru yang menjanjikan perjalanan lebih efisien, nyaman, dan ramah lingkungan.
Geely Auto Indonesia melihat momentum mudik sebagai kesempatan penting untuk memperkenalkan manfaat kendaraan listrik dan plug-in hybrid kepada masyarakat yang semakin terbuka terhadap teknologi baru. Bagi banyak keluarga, perjalanan mudik bukan sekadar berpindah tempat, tetapi juga pengalaman panjang yang membutuhkan kendaraan dengan performa stabil, efisiensi energi, serta dukungan teknologi yang memudahkan perjalanan.
Data dari Kementerian Perhubungan menunjukkan bahwa sekitar 143,9 juta perjalanan diproyeksikan terjadi selama periode Lebaran tahun ini. Dari jumlah tersebut, mobil pribadi masih menjadi moda transportasi favorit dengan porsi sekitar 52,68 persen. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan listrik di Indonesia serta perluasan jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU, penggunaan mobil elektrifikasi untuk mudik diperkirakan terus mengalami peningkatan pada 2026.
Sales and Channel Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengatakan bahwa perusahaan melihat antusiasme konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi semakin nyata, terutama menjelang musim mudik. Banyak pemilik kendaraan datang ke bengkel resmi untuk memastikan kondisi mobil mereka tetap prima sebelum menempuh perjalanan jauh.
“Geely menghadirkan lineup yang siap mendukung setiap perjalanan mudik konsumen secara efisien dan sesuai dengan kebutuhan pemudik di berbagai rute. Sejak awal Maret 2026, kami sudah memulai program after sales berupa free general check-up, dan kami melihat semakin banyak pengguna yang datang ke bengkel resmi untuk mempersiapkan kendaraannya sebelum mudik,” ujar Constantinus Herlijoso.
Untuk membantu masyarakat memaksimalkan pengalaman berkendara selama mudik, Geely Auto Indonesia juga membagikan sejumlah tips praktis bagi pengguna kendaraan elektrifikasi yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh dengan lebih tenang.
Langkah pertama yang tidak boleh diabaikan adalah perencanaan rute perjalanan. Bagi pengguna mobil listrik, perencanaan rute menjadi hal krusial karena berkaitan langsung dengan jarak tempuh kendaraan dan ketersediaan titik pengisian daya. Sebelum berangkat, pengemudi disarankan memetakan jalur perjalanan sekaligus mengidentifikasi lokasi SPKLU di sepanjang rute yang akan dilalui.
Dalam hal ini, lini kendaraan listrik Geely telah dirancang untuk mendukung perjalanan antarkota dengan jarak menengah hingga jauh. Geely EX5, misalnya, hadir sebagai SUV listrik dengan kemampuan menempuh jarak hingga 495 kilometer dalam sekali pengisian daya. Sementara itu, Geely EX2 yang berdesain crossover kompak mampu menawarkan jarak tempuh hingga 395 kilometer.
Kedua model tersebut juga dilengkapi teknologi fast charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit. Fitur ini menjadi solusi penting bagi pemudik karena mampu mempersingkat waktu berhenti selama perjalanan panjang di jalur mudik.
Bagi pengguna kendaraan plug-in hybrid atau PHEV, fleksibilitas perjalanan menjadi salah satu keunggulan utama. Kombinasi tenaga listrik dan mesin bensin memberikan jangkauan yang lebih luas sekaligus mengurangi kekhawatiran terhadap ketersediaan stasiun pengisian daya, terutama ketika menempuh perjalanan lintas kota atau antarprovinsi.
Geely Starray EM-i menjadi salah satu contoh model PHEV yang dirancang untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh. SUV ini mengusung teknologi EM-i Super Hybrid yang memungkinkan kendaraan menempuh jarak listrik murni hingga 105 kilometer. Jika dikombinasikan dengan mesin bensin, total jarak tempuhnya bahkan dapat melampaui 1.000 kilometer hanya dengan satu kali pengisian daya dan pengisian bahan bakar.
Kendaraan ini juga dibekali tiga mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan kondisi perjalanan. Mode Pure EV memungkinkan kendaraan berjalan sepenuhnya menggunakan tenaga listrik, cocok untuk rute perkotaan. Mode Hybrid menggabungkan tenaga listrik dan mesin bensin untuk efisiensi optimal, sementara mode Power dirancang untuk memberikan performa maksimal ketika kendaraan menghadapi jalur menanjak atau membawa beban lebih berat.
Melalui berbagai inovasi tersebut, Geely Auto Indonesia ingin memastikan bahwa kendaraan elektrifikasi tidak hanya menjadi simbol teknologi masa depan, tetapi juga solusi nyata bagi kebutuhan mobilitas masyarakat saat ini. Terlebih pada momentum mudik Lebaran yang menuntut kendaraan dengan efisiensi, kenyamanan, dan daya tahan tinggi.
Dengan meningkatnya infrastruktur pengisian daya serta kesiapan teknologi kendaraan, perjalanan mudik menggunakan mobil listrik atau plug-in hybrid kini bukan lagi sekadar eksperimen. Bagi banyak pemudik, kendaraan elektrifikasi justru mulai menjadi pilihan rasional untuk perjalanan panjang yang lebih hemat energi, minim emisi, dan tetap menyenangkan sepanjang jalan menuju rumah.

