Rodagilas.com, TANGERANG, 2 April 2026 – Gejolak harga dan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) global mulai menggigit sektor logistik Indonesia yang super sibuk. Tapi jangan panik dulu! PT Primarajuli Sukses (PRS), anak perusahaan PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI), punya jurus jitu: beralih ke kendaraan listrik (EV)! Lewat kolaborasi bareng KALISTA, penyedia ekosistem EV komersial, PRS siap bikin gebrakan di dunia logistik tekstil yang selama ini identik dengan truk tangki BBM.
Bye-bye BBM, Hello EV! Ever Shine Group Pimpin Transisi Hijau di Industri Tekstil
Langkah PRS ini bukan sekadar ikut-ikutan tren. Ini adalah bagian dari ambisi besar Ever Shine Group untuk memangkas konsumsi energi dan menyukseskan target net zero emission nasional 2060. Kerennya lagi, 70% kebutuhan energi mereka sudah dipenuhi dari sumber terbarukan, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang kapasitasnya terus digenjot.
Yang bikin makin wow, PRS pakai skema fleet-as-a-service dari KALISTA. Artinya, PRS nggak perlu keluar modal gede buat beli truk listrik. Semua aset, risiko, perawatan, sampai urusan maintenance jadi tanggung jawab KALISTA. PRS pun bisa fokus ngegas urusan distribusi produk ke pelanggan setianya seperti Uniqlo, Shopee, Gojek, dan lainnya. Ini pertama kalinya lho ada perusahaan tekstil yang berani kayak gini!
Michael Sung, Direktur Ever Shine Group, dengan mantap bilang, “Kami menjawab tantangan kelangkaan BBM dengan adopsi EV. Enam truk listrik ini bakal melibas rute Jakarta-Bandung buat antar produk ke pelanggan.” Ternyata, uji coba sebelumnya bareng KALISTA udah bikin mereka hemat biaya BBM sampai 40%! Nggak cuma itu, mereka juga pakai minibus listrik buat antar jemput karyawan, yang bisa disulap jadi armada pengiriman kalau lagi nggak dipakai. Hemat plus efisien!
KALISTA: Partner Andal di Balik Layar Truk Listrik PRS
KALISTA nggak cuma nyediain truk, tapi juga jadi otak di balik semua ini. Mereka survei dulu pola operasional PRS biar truk listrik yang dipilih pas banget buat kebutuhan. Mulai dari strategi charging, bangun infrastruktur charger, sampai manfaatin SPKLU KALISTA di sepanjang rute Jakarta-Bandung. Uji coba operasional pun difasilitasi biar PRS bisa lihat langsung performa truk listrik ini di dunia nyata.
Semua armada PRS juga dipantau pakai Fleet Management System (FMS) KALISTA, K-Move Dashboard. Jadi, semua pergerakan kendaraan bisa dilacak real-time.
Yoga Adiwinarto, Direktur Pengembangan Bisnis KALISTA, menambahkan, “Kolaborasi ini bukti komitmen KALISTA hadirkan solusi logistik yang efisien dan berkelanjutan. EV nggak cuma hemat energi, tapi juga ramah lingkungan dan tekan biaya operasional.” Hasilnya? Efisiensi biaya operasional sampai 27% per bulan! KALISTA juga ngajak perusahaan logistik lain buat ikutan transisi EV bareng mereka.
Hemat 40% BBM, Emisi Menipis: Ini Dia Truk Listrik Andalannya!
Armada yang dipakai PRS keren-keren nih: 4 unit Foton E-Miller (angkut 4 ton) dan 2 unit Foton E-Aumark (angkut 2,5 ton). Sekali cas, bisa tembus 200 km! Buat rute Tangerang-Bandung, ngecasnya pas istirahat, cuma 40 menit (20%-80%). Kerennya lagi, penghematan biaya energi bisa capai 40% per bulan, emisi berkurang 30%, dan efisiensi biaya operasional total 27% per bulan.
Revolusi Hijau di Industri Tekstil: Peluang Emas untuk yang Lain!
Langkah PRS ini bisa jadi inspirasi buat industri lain yang butuh distribusi. Meski baru tahap awal, potensinya buat efisiensi dan pengurangan emisi jangka panjang itu gede banget. Di tengah tekanan biaya energi dan tuntutan sustainability, adopsi EV di sektor logistik kayaknya bakal jadi tren baru di Indonesia.

