Polytron Ajak Anak Muda Ciptakan Gaya Lewat Desain Motor Listrik

Rodagilas.com, Jakarta, 6 Mei 2026 – Peralihan menuju energi hijau kini sedang digalakkan di berbagai lapisan masyarakat, namun tantangan terbaru yang dihadapi bukan lagi soal ketersediaan produk atau teknologi yang mumpuni. Kini, tantangan utamanya adalah bagaimana membuat kendaraan listrik menjadi relevan dan mampu melebur dalam gaya hidup anak muda yang dinamis. Menjawab kebutuhan tersebut, Polytron resmi menggelar ajang bertajuk Kompetisi Desain Polytron Fox Berkreasik.

Melalui kegiatan ini, pelajar hingga mahasiswa di seluruh Indonesia diajak untuk menyalurkan ide dan kreativitas terbaik mereka langsung pada tampilan bodi motor listrik tipe Polytron Fox 200. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kendaraan ramah lingkungan pun bisa menjadi media berekspresi yang keren dan berkarakter.

Keputusan Polytron mengangkat isu gaya hidup ini ternyata memiliki dasar yang kuat berdasarkan hasil penelitian. Sebuah survei yang dilakukan oleh Lokadata terhadap 1.500 responden dengan rentang usia 18 hingga 34 tahun mengungkapkan fakta yang cukup menarik. Sekitar 75 persen generasi muda saat ini, yang terdiri dari kelompok Gen Z dan Milenial, ternyata memiliki ketertarikan yang sangat besar untuk beralih menggunakan kendaraan listrik dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Hal yang paling mencolok dari hasil survei tersebut adalah bahwa faktor harga ternyata bukan menjadi alasan utama atau penghalang terbesar bagi mereka untuk membeli kendaraan jenis ini. Kondisi ini membuka peluang luas bagi Polytron untuk memaksimalkan minat tersebut serta mengubah pandangan masyarakat bahwa motor listrik mampu memenuhi kebutuhan pribadi, termasuk keinginan untuk tampil beda dan menunjukkan jati diri yang unik dan gaya.

Melalui ajang kompetisi ini, Polytron memposisikan produk andalannya, yaitu Fox 200, bukan sekadar sebagai alat transportasi, melainkan layaknya sebuah kanvas kosong yang luas dan siap untuk diwarnai dengan berbagai ide kreatif para peserta. Hadiah utama yang disiapkan pun sangat istimewa dan memiliki makna mendalam bagi para pemenang. Juara dari kompetisi ini berhak membawa pulang satu unit kendaraan Polytron Fox 200 yang nantinya akan diwujudkan secara nyata persis sesuai dengan rancangan dan karya desain yang mereka buat sendiri. Hadiah ini tentunya menjadi sesuatu yang sangat pribadi, membanggakan, sekaligus menjadi bukti nyata hasil karya kreativitas para anak bangsa.

“Perpindahan penggunaan ke kendaraan listrik di kalangan anak muda akan berjalan jauh lebih cepat dan meluas jika produk yang ditawarkan bisa masuk ke dalam lingkungan pergaulan mereka dan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari yang mereka jalani. Melalui ajang Fox Berkreasik ini, kami membuka ruang kebebasan seluas-luasnya bagi peserta untuk mengekspresikan diri pada tampilan bodi kendaraan Fox 200. Kami ingin para generasi muda melihat bahwa motor listrik itu bukan sekadar kendaraan yang ramah lingkungan dan canggih, tetapi juga bisa tampil sangat bergaya, kekinian, membanggakan, dan terasa istimewa saat dikendarai karena itu adalah hasil karya cipta tangan mereka sendiri,” ungkap Ilman Fachrian Fadly selaku Kepala Divisi Produk Kendaraan Listrik Roda Dua Polytron.

Lebih dari sekadar ajang perlombaan biasa, rangkaian acara ini juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung yang bermanfaat untuk menambah wawasan dan kemampuan para peserta. Salah satu yang paling ditunggu adalah sesi lokakarya kreatif yang diselenggarakan secara khusus dan eksklusif bersama Hard13, seorang seniman visual yang namanya sudah dikenal luas di industri kreatif. Ia dikenal memiliki ciri khas yang unik, yaitu mampu menggabungkan unsur-unsur budaya lokal dengan gaya seni kontemporer yang kekinian menjadi satu kesatuan yang serasi dan menarik. Dalam sesi ini, para peserta yang terpilih berkesempatan mendapatkan bimbingan langsung mulai dari bagaimana proses penciptaan ide berlangsung, cara mencari dan meramu inspirasi dari lingkungan sekitar, hingga mempraktikkan teknik-teknik mendesain yang sesuai dengan selera dan tren masa kini yang sedang berkembang.

Untuk menjamin kualitas karya yang dihasilkan serta menjaga standar penilaian yang tinggi namun tetap relevan dengan selera anak muda, para pemenang dalam kompetisi ini akan ditentukan melalui proses kurasi yang dilakukan secara langsung dan eksklusif oleh dua tokoh penting di dunia kreatif dan gaya hidup. Mereka adalah Hard13 yang bertindak selaku seniman visual yang sudah berpengalaman, serta Adega yang dikenal sebagai pemimpin komunitas penggemar skuter yang sangat populer dan menjadi panutan gaya di kalangan anak muda. Kehadiran kedua tokoh ini memberikan jaminan bahwa karya yang terpilih nantinya benar-benar berkualitas tinggi dan mewakili selera gaya hidup yang sedang berkembang saat ini.

Ilman juga menjelaskan bahwa alasan utama dipilihnya tipe Polytron Fox 200 sebagai objek utama dalam kompetisi ini bukan tanpa pertimbangan matang. Salah satu alasannya adalah karena bentuk bodi kendaraan ini memiliki dimensi bidang permukaan yang cukup luas dan proporsional. Kondisi ini menjadikan bodi kendaraan layaknya sebuah kanvas kosong yang sangat ideal untuk diolah dan dieksplorasi secara bebas dalam hal rancangan dan tampilan visualnya. Selain faktor bentuk fisik, pemilihan tipe ini juga didasari oleh pertimbangan relevansi spesifikasi teknisnya. Jarak tempuh yang dimilikinya serta kisaran harga jualnya dinilai sangat pas dan sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan finansial para mahasiswa dan anak muda yang menjadi sasaran utama dari kegiatan ini.

“Kompetisi bertema Fox Berkreasik ini merupakan ajang desain kendaraan listrik yang pertama kali kami adakan. Melihat begitu besarnya antusiasme yang datang dari berbagai kalangan serta potensi besar yang dimiliki oleh para peserta, kami tidak menutup kemungkinan bahwa di masa mendatang kami akan kembali membuka kesempatan serupa. Nantinya, ajang kreativitas ini bisa diadakan untuk seri kendaraan listrik Fox lainnya yang juga dimiliki oleh Polytron, seperti tipe Fox 350 maupun Fox 500 yang memiliki segmen pasar yang lebih luas lagi,” tutup Ilman mengakhiri penjelasannya dengan nada penuh optimisme.

Langkah yang diambil oleh Polytron ini membuktikan bahwa industri otomotif kini tidak hanya bicara soal teknologi dan kecepatan semata, tetapi juga mulai menyentuh aspek seni dan gaya hidup yang menjadi jantung kehidupan anak muda. Melalui kompetisi ini, diharapkan akan lahir karya-karya brilian yang mampu mengubah pandangan masyarakat, bahwa kendaraan listrik adalah kendaraan masa depan yang tidak hanya canggih dan ramah lingkungan, tetapi juga bisa menjadi sarana ekspresi diri yang sangat keren dan membanggakan.

Kehadiran ajang ini juga menjadi bukti nyata dukungan Polytron terhadap pengembangan bakat dan kreativitas anak bangsa, khususnya di kalangan generasi muda. Dengan melibatkan para seniman dan tokoh gaya hidup ternama, perusahaan ingin memastikan bahwa setiap karya yang dihasilkan memiliki nilai seni yang tinggi, orisinalitas yang kuat, serta mampu menginspirasi banyak orang untuk beralih ke kendaraan listrik dengan cara yang menyenangkan dan penuh semangat.