Humobility World Daihatsu: Menyusuri Jejak 100 Tahun Inovasi Mobilitas

Rodagilas.com, OSAKA, Jepang – 28 Oktober 2025 — Daihatsu membuka pintu sejarah dan inovasi melalui Humobility World, sebuah museum pengalaman mobilitas yang terletak berdampingan dengan kantor pusat Daihatsu Motor di Ikeda, Osaka.

Dibangun pada tahun 2007 sebagai penanda perjalanan 100 tahun Daihatsu dalam menemani mobilitas masyarakat global, fasilitas ini menjadi destinasi edukasi sekaligus wisata yang menghadirkan kedekatan antara teknologi dan manusia. Pengunjung dapat menikmati seluruh koleksi secara gratis, cukup dengan melakukan reservasi terlebih dahulu.

Nama “Humobility” merupakan gabungan dari kata Human dan Mobility, mencerminkan filosofi kuat Daihatsu: menghadirkan kebahagiaan dan kebebasan bergerak bagi semua orang lewat kendaraan yang mudah dijangkau, ringkas, efisien, dan ramah lingkungan. Di sinilah Daihatsu merangkum siapa mereka, dari masa lalu hingga visi besar ke depan.

Humobility World terdiri dari empat lantai pameran yang mengajak pengunjung menyelami perjalanan panjang Daihatsu dalam menciptakan mobilitas untuk masyarakat. Perjalanan dimulai di lantai dua, yang menampilkan artefak bersejarah sejak perusahaan masih bernama Hatsudoki Seizo Co., Ltd. pada tahun 1907.

Daihatsu memulai kiprahnya bukan dari sebuah mobil, melainkan mesin industri dan kendaraan roda tiga yang menjadi simbol keberanian anak bangsa Jepang di awal era mobilitas modern.

Salah satu sorotan menarik adalah mesin diesel LH-25, yang pernah membantu sistem irigasi pertanian Jepang. Mesin ini mengalirkan air ke sawah-sawah di Shiga sejak 1933 dan bekerja hingga 1.000 jam setiap tahun selama dua dekade bukti ketangguhan teknis Daihatsu sejak awal. Masih di lantai yang sama, terdapat kendaraan roda tiga tipe HD, cikal bakal mobil komersial kecil Jepang yang lahir karena mobil impor saat itu terlalu mahal untuk masyarakat lokal.

Tak banyak yang tahu, nama “Daihatsu” sebenarnya sudah digunakan sebelum perubahan nama perusahaan secara resmi. Karena kendaraan roda tiga kala itu tidak membutuhkan SIM, pasar pun cepat tumbuh dan Daihatsu menjadi pionir mobil murah dalam negeri. Di tahun 2017, tipe HD bahkan ditetapkan sebagai Historic Car oleh Japan Automotive Hall of Fame — sebuah prestasi yang menegaskan warisan penting Daihatsu dalam sejarah otomotif Jepang.

Naik ke lantai tiga, pengunjung akan bertemu para legenda: Midget, Fellow, Charade, hingga Mira. Midget dikenal sebagai mobil kecil yang mengubah budaya angkutan barang pada era 1950-an, menjadi sahabat usaha kecil karena lincah dan murah operasional. Lalu Fellow muncul menjawab impian keluarga muda Jepang untuk memiliki mobil sendiri pada era televisi berwarna dan pendingin ruangan baru mulai populer.

Di tahun 1970-an, Daihatsu Charade hadir dengan mesin tiga silinder 1.000 cc, pertama di dunia, dan langsung mendapat penghargaan Motor-Fan’s Car of the Year. Selanjutnya, hadir Mira di era 1980-an, mobil kompak nan modis yang sangat diminati para wanita bekerja dan berhasil mencetak satu juta unit penjualan hanya dalam enam tahun sebuah rekor mengagumkan.

Bergeser ke era modern, Daihatsu tidak hanya mengejar efisiensi, tapi juga gaya hidup. Copen hadir di 2002 sebagai simbol kebebasan dan kesenangan berkendara. Daihatsu kemudian memperkenalkan Mira e:S, mobil hemat bahan bakar yang mampu mencapai efisiensi setara hybrid meski dengan mesin bensin konvensional. Bukti bahwa inovasi bisa tetap terjangkau.

Bagi pengunjung dari Indonesia, ada kebanggaan tersendiri di lantai tiga: Daihatsu Ayla turut dipamerkan sebagai representasi keberhasilan kolaborasi Jepang–Indonesia. Sebagai LCGC, Ayla menjadi bukti nyata bagaimana teknologi Jepang menyatu dengan visi pemerintah Indonesia untuk menghadirkan mobil terjangkau dan ramah lingkungan bagi masyarakat luas.
Di lantai puncak, lantai empat, pengunjung diajak lebih interaktif dalam memahami teknologi yang mendukung kendaraan mini khas Jepang.

Berbagai instalasi dan eksperimen hadir untuk mengajak pengunjung melihat langsung bagaimana prinsip mobil dirancang untuk lebih aman, efisien, dan menyatu dengan aktivitas sehari-hari masyarakat modern.

Melalui Humobility World, Daihatsu bukan hanya menampilkan sejarah. Museum ini menjadi jendela masa depan menunjukkan bagaimana inovasi yang lahir dari kebutuhan masyarakat akan terus berkembang menuju bentuk mobilitas yang semakin manusiawi, semakin cerdas, dan tetap dapat diakses oleh semua.