Rodagilas.com, Jakarta, 16 Februari 2026 – Menyambut Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, PT Astra Honda Motor kembali menggeber program tahunan Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) 2026. Sejak pertama kali digelar pada 2008, program ini konsisten menjadi alternatif perjalanan bagi konsumen setia sepeda motor Honda yang ingin pulang kampung tanpa harus menempuh risiko kelelahan dan bahaya di jalan raya.
Pada arus mudik tahun ini, AHM menyiapkan 2.400 kursi bagi pemudik yang akan diberangkatkan menggunakan 38 unit bus menuju Yogyakarta dan 22 unit bus ke Semarang. Seluruh peserta akan berangkat dari Jakarta dengan titik akhir di Gedung Wana Graha Bhakti Yasa, Yogyakarta, serta Museum Ronggowarsito, Semarang. Skema ini dirancang untuk memastikan perjalanan berlangsung terorganisir dan nyaman dari awal hingga tiba di kota tujuan.
Tidak hanya mengangkut penumpang, AHM juga menyiapkan 32 truk untuk membawa 1.200 unit sepeda motor peserta menuju dua kota tersebut. Pengiriman sepeda motor dijadwalkan pada 12 Maret 2026 dari Bhanda Ghara Reksa Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sementara itu, keberangkatan peserta dengan bus dilakukan pada 14 Maret 2026 dari kantor pusat AHM di Sunter, Jakarta Utara.
Setelah momen silaturahmi di kampung halaman usai, program arus balik digelar pada 28 Maret 2026. Sebanyak 800 pemudik akan kembali ke Jakarta menggunakan 22 bus dari Yogyakarta dan Semarang. Di waktu bersamaan, 11 truk disiapkan untuk mengangkut 400 sepeda motor Honda kembali ke Ibu Kota. Skema pulang-pergi ini menjadi solusi menyeluruh bagi peserta yang ingin bepergian tanpa harus memacu kendaraan sendiri dalam jarak ratusan kilometer.
Aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Sepeda motor yang diangkut menggunakan truk mendapatkan perlindungan asuransi selama proses pengiriman hingga tiba di lokasi tujuan. Setiap peserta juga memperoleh dua kursi bus ber-AC untuk satu sepeda motor, asuransi perjalanan, serta layanan kesehatan di titik keberangkatan dan tujuan. Fasilitas ini dirancang agar pemudik merasa aman sejak langkah pertama hingga tiba kembali di rumah.
Untuk menunjang kenyamanan, AHM menyediakan paket goodie bag berisi jaket, makanan, serta merchandise perjalanan. Area istirahat yang nyaman, fasilitas ibadah, konsumsi selama perjalanan, hingga beragam doorprize menarik turut disiapkan. Bahkan, dua unit sepeda motor dan hadiah menarik lainnya akan dibagikan sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat kebersamaan selama program berlangsung.
General Manager Honda Customer Care Center AHM, Antok Yuniarso, menegaskan bahwa MBBH merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap keselamatan konsumen. Menurutnya, mudik adalah momen sakral yang dinanti setiap tahun. Melalui program ini, AHM ingin menghadirkan alternatif perjalanan yang lebih aman dan nyaman, didukung armada terbaik serta fasilitas lengkap agar pemudik dapat tiba di kampung halaman tanpa kelelahan berlebih.
Pendaftaran MBBH 2026 dibuka mulai 12 Februari hingga 11 Maret 2026 dengan biaya Rp150.000 dan kuota terbatas. Calon peserta dapat mendaftar secara online melalui situs resmi astra-honda.com maupun aplikasi Honda seperti Wanda dan Motorku-X. Digitalisasi proses pendaftaran ini memudahkan konsumen mengamankan kursi tanpa harus datang langsung ke lokasi tertentu.
Untuk mengikuti program ini, peserta wajib merupakan pengguna sepeda motor Honda dan memiliki KTP, SIM C, serta STNK yang sah. Setiap sepeda motor dapat diikuti maksimal dua orang peserta. Kendaraan harus dalam kondisi standar dan prima, dengan batas maksimal barang bawaan 20 kilogram per motor. Peserta juga diwajibkan mengenakan perlengkapan berkendara sesuai standar, termasuk helm ber-SNI, serta mengikuti seluruh ketentuan perjalanan hingga tiba di titik tujuan akhir.
Melalui Mudik dan Balik Bareng Honda 2026, Astra Honda Motor kembali menunjukkan bahwa keselamatan bukan sekadar slogan. Di tengah padatnya arus mudik nasional, perusahaan memilih menghadirkan solusi kolektif yang terorganisir, aman, dan nyaman. Bagi ribuan pemudik, ini bukan hanya perjalanan pulang kampung, melainkan perjalanan pulang dengan tenang.

