Rodagilas.com, Blitar, 29 April 2026 – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menegaskan peran aktifnya dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan lewat dukungan nyata terhadap dunia pendidikan kejuruan tanah air, di antaranya melalui penyelenggaraan acara bertajuk “Gebyar Pintar Bersama Daihatsu 2026”. Momen istimewa ini dirangkai dengan peresmian Kelas Industri DOJO Daihatsu yang baru saja dibuka di SMK Islam 1 Blitar, Jawa Timur, sebagai bukti nyata sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan.
Sebagai tempat yang dirancang khusus untuk melatih kemampuan siswa, fasilitas DOJO ini dibangun dengan konsep dan perlengkapan yang mengikuti standar operasional di industri otomotif sesungguhnya. Keberadaannya diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para siswa melalui kegiatan praktik langsung di lapangan. Dengan cara ini, para siswa diharapkan lebih matang dan siap menghadapi tantangan serta tuntutan dunia kerja yang sebenarnya nantinya, sehingga tidak lagi mengalami kesulitan saat terjun ke lapangan pekerjaan.
Acara peresmian ini dihadiri oleh berbagai pihak yang berkepentingan dan memiliki peran penting dalam dunia pendidikan maupun industri. Di antaranya hadir Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai; Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar, Indiyah Nurhayati; serta pengawas wilayah setempat, Endang Sulistyowati. Dari pihak perusahaan turut hadir Jun Felik selaku Koordinator Wilayah Kediri Astra International, dan Wisnu Achmad Faiz sebagai Kepala Cabang Astra International – Daihatsu Sales Operation Blitar. Selain itu, tampak pula kehadiran pimpinan yayasan pendidikan, jajaran pengurus organisasi masyarakat setempat, koordinator wilayah program, serta para perwakilan sekolah binaan yang berasal dari Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Bali.
Dalam sambutannya, Ferry Nugroho selaku Kepala Divisi Urusan Umum PT Astra Daihatsu Motor menyampaikan bahwa hingga saat ini program unggulan Pintar Bersama Daihatsu telah berhasil membangun kerja sama dengan 445 sekolah menengah kejuruan yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 82 sekolah berlokasi di wilayah Jawa Timur, NTB, dan Bali. Angka ini menjadi bukti nyata semangat kolaborasi yang terus dipupuk untuk meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan di tanah air. “Untuk periode tahun 2026 hingga 2027, fokus utama kami adalah pada peningkatan mutu. Kami ingin memastikan bahwa setiap pembinaan yang dilakukan memberikan dampak nyata bagi kemajuan sekolah, peningkatan kemampuan guru, dan pencapaian siswa, serta pada akhirnya mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan industri otomotif nasional,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa kehadiran Kelas Industri DOJO Daihatsu merupakan langkah strategis yang dirancang untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang berbasis pada kebutuhan dunia usaha. Bagi Daihatsu, fasilitas ini bukan sekadar ruangan tempat berlatih keterampilan teknis semata, melainkan juga menjadi wadah pembentukan karakter dan budaya kerja industri sejak usia dini. Di tempat ini, para siswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis dalam bidang perbengkelan dan otomotif, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan yang tinggi, ketelitian dalam bekerja, rasa tanggung jawab, serta etos kerja yang profesional.
Selain seremoni pembukaan fasilitas baru, rangkaian kegiatan hari itu juga diisi dengan penandatanganan kesepakatan penyelarasan kurikulum pendidikan bagi sekolah-sekolah binaan yang berada di wilayah Jawa Timur, NTB, dan Bali. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menyesuaikan materi ajar yang disampaikan di sekolah dengan kebutuhan nyata yang ada di dunia industri saat ini. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan pengembangan, Daihatsu juga menyerahkan sertifikat akreditasi kepada sekolah-sekolah yang berhasil meningkatkan mutu dan peringkat akreditasi mereka pada periode 2025–2026, disertai dengan sumbangan berupa peralatan dan mesin penunjang pembelajaran.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap konsistensi kerja sama yang dibangun antara dunia industri dan lembaga pendidikan kejuruan selama ini. Menurutnya, kemitraan semacam ini memiliki peran yang sangat vital dan strategis untuk memastikan bahwa para lulusan sekolah kejuruan memiliki kompetensi yang relevan dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia kerja saat ini. “Kami sangat mengapresiasi kontribusi nyata yang telah diberikan oleh Daihatsu, baik dalam hal penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, penyusunan materi ajar yang tepat sasaran, maupun pembentukan pola pikir dan budaya industri di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Gigih Widiyanto selaku Kepala Sekolah SMK Islam 1 Blitar turut menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaannya atas kepercayaan yang telah diberikan kepada pihak sekolahnya untuk menjadi lokasi percontohan fasilitas ini. Ia menyebutkan bahwa kehadiran fasilitas DOJO Daihatsu menjadi sarana yang sangat berharga dan penting bagi para siswa untuk belajar dan berlatih menggunakan peralatan yang sesuai dengan standar industri otomotif terkini. Hal ini diyakini akan sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan serta kesiapan para lulusan sekolahnya untuk bersaing di dunia kerja yang semakin ketat.
Melalui berbagai langkah nyata seperti ini, Daihatsu terus berupaya memperkuat kerja sama dan sinergi yang erat antara tiga elemen penting, yaitu dunia usaha, pemerintah, dan lembaga pendidikan. Semuanya dijalankan melalui payung besar program Pintar Bersama Daihatsu dengan satu tujuan mulia: mencetak lulusan pendidikan kejuruan yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas, serta siap menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan yang ada di dunia industri, khususnya sektor otomotif di Indonesia.

