Tips & Trik Safety Riding Bagi Wanita: Berkendara Aman dan Nyaman di Jalan Raya

Rodagilas.com, Jakarta, 24 September 2024Pengendara sepeda motor, terutama wanita, perlu memahami dan menerapkan unsur-unsur penting keselamatan berkendara demi mengurangi risiko kecelakaan. Memprioritaskan keselamatan sangat penting, baik dalam perjalanan jauh maupun jarak pendek.

Penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar, jaket, serta sarung tangan, dan memastikan kondisi motor dalam keadaan prima adalah hal utama yang harus diperhatikan. Selain itu, tetap waspada dan mematuhi aturan lalu lintas akan membantu menciptakan perjalanan yang aman.

Banyak hal tak terduga bisa terjadi di jalan raya, mulai dari kecelakaan ringan hingga yang menelan korban jiwa. Untuk mengurangi angka kecelakaan, pengendara, khususnya wanita, perlu memahami dengan baik keselamatan berkendara dan medan jalan yang akan dilewati.

Pengetahuan tentang kondisi jalan, potensi bahaya, dan teknik berkendara yang benar sangat penting untuk menghindari risiko kecelakaan. Selain itu, penting bagi pengendara untuk selalu waspada, mematuhi peraturan lalu lintas, dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai agar perjalanan lebih aman dan nyaman.

Terlebih lagi di era saat ini pengendara Wanita atau yang sering akrab dipanggil lady bikers mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Sehingga untuk dapat mengurangi angka kecelakaan, pengendara sepeda motor harus mengutamakan keselamatan berkendara dan mematuhi rambu lalu lintas yang berlaku agar tetap #Cari_Aman.

Bagi pengendara Wanita, Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) menekankan ada beberapa dasar-dasar yang perlu diperhatikan saat berada di jalan antara lain:

  1. Menghidupkan Lampu Sein Sebelum Berbelok
    Lampu sein memiliki fungsi untuk memberi informasi kepada pengendara lain di belakang. Sehingga sebelum berbelok, pengendara Wanita wajib untuk menghidupkan lampu sein ke arah yang mau dituju.
  2. Melihat Spion dan Menjaga Kecepatan Ketika Berbelok
    Dengan memperhatikan spion terlebih dahulu akan memastikan keselamatan ketika berbelok. Selain itu kecepatan sepeda motor juga perlu diperhatikan untuk menghindari kecelakaan akibat blind spot maupun ban selip.
  3. Tidak Melanggar Lampu Merah
    Pengendara sepeda motor wajib untuk mematuhi lampu merah dan tidak melanggar meski dalam kondisi terdesak.
  4. Tidak Berada Dekat dengan Kendaraan Besar Seperti Bus dan Truk
    Kendaraan dengan dimensi besar dipastikan memiliki blind spot yang sangat besar dan tidak sedikit pengemudi bus atau truk tidak dapat melihat sepeda motor di sekitar kendaraan.
  5. Selalu Tenang Saat di Atas Motor
    Tidak melulu soal teknis, soal psikologis juga harus jadi perhatian. Para pengendara khususnya Wanita, saat berkendara dalam kondisi apapun saat berada di atas motor harus tetap tenang, tidak dalam keadaan emosi dan gegabah ambil keputusan.

“Pengendara pria dan wanita memiliki cara berkendara yang berbeda, sehingga untuk menghindari terjadinya kecelakaan diperlukan pemahaman lebih mengenai keselamatan berkendara. Untuk dapat berkendara dengan aman, pengendara wanita juga diharapkan dapat menghormati pengendara lain,” ungkap Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS).

Pengendara Wanita juga disarankan agar selalu membawa barang bawaan yang tidak terlalu banyak agar tidak menimbulkan kendala ketika mengerem dan berbelok. Barang bawaan disarankan dapat disimpan di bagasi atau kompartement yang tersedia.

Selain itu, tidak mengoperasikan handphone atau smartphone ketika berkendara karena akan menurunkan konsentrasi dan kewaspadaan di jalan raya. Atribut keselamatan seperti helm tetap wajib digunakan meski hanya menempuh jarak pendek.

“Dengan memperhatikan aspek keselamatan untuk diri sendiri terlebih dahulu dapat mengurangi potensi terjadinya kecelakaan di jalan raya. Kemudian perlu untuk menghormati pengguna jalan lain dan tidak egois agar selalu #Cari_Aman,” tutup Agus Sani.