Rodagilas.com, Jakarta – Forum Wartawan Otomotif (FORWOT) menyelenggarakan diskusi bertajuk “Peluang Pembiayaan Mobil Tahun 2025” di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Diskusi ini menghadirkan pembicara dari berbagai kalangan industri otomotif, termasuk SEVA, platform pencarian mobil milik Grup Astra yang fokus pada kemampuan finansial konsumen.
Tantangan Industri Otomotif di 2024
David Thamrin, Product Division Head SEVA, menjadi salah satu narasumber utama dalam acara ini. Dalam pemaparannya, ia menyoroti tantangan besar yang dihadapi industri otomotif pada 2024. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan mobil secara wholesales hingga akhir 2024 tercatat menurun sebesar 13,9% secara year-on-year (yoy), dengan total penjualan mencapai 865 ribu unit.
“Penurunan ini mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk ketidakstabilan ekonomi global dan perubahan preferensi konsumen,” ujar David.
Pembiayaan Sebagai Solusi
Diskusi ini juga membahas peran pembiayaan sebagai solusi dalam menghadapi tantangan tersebut. SEVA, melalui konsep “Smart Financing”, menawarkan pendekatan baru dalam pembelian mobil yang menitikberatkan pada kemampuan finansial konsumen.
David Thamrin menjelaskan, “Melalui SEVA, konsumen dapat melakukan simulasi pembiayaan secara transparan untuk memastikan pembelian sesuai dengan kemampuan mereka. Hal ini diharapkan dapat mendorong kepercayaan konsumen untuk membeli mobil di tengah kondisi pasar yang menantang.”
Peluang di 2025
Meskipun menghadapi tantangan di tahun sebelumnya, para pembicara dalam diskusi optimis bahwa 2025 akan membawa peluang baru bagi industri otomotif, terutama dengan adanya:
Promosi dan Insentif – Program promosi yang menarik serta insentif pajak dari pemerintah menjadi elemen penting dalam memulihkan pasar.
Inovasi Pembiayaan – Pendekatan digital dan fleksibilitas dalam pembiayaan diharapkan menjadi daya tarik bagi konsumen.
Perkembangan Kendaraan Listrik – Dukungan pemerintah terhadap kendaraan ramah lingkungan diprediksi dapat menjadi pendorong pasar.
David Thamrin, Product Division Head SEVA, memaparkan bahwa 2024 menjadi tahun yang penuh dengan tantangan besar bagi industri otomotif. Hal ini ditunjukkan oleh data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), hingga akhir tahun 2024 penjualan mobil secara wholesales menurun 13,9% secara year-on-year (yoy) menjadi 865 ribu unit.
“Penjualan wholesales roda empat berdasarkan data GAIKINDO menurun di tahun 2024. Namun, kami bersyukur pada 2024 lalu, SEVA masih mencatatkan pertumbuhan positif,” kata David dalam pemaparannya.
Berdasarkan data Berita Serah Terima Kendaraan (BSTK), SEVA berhasil meningkatkan total penjualan sebesar 18% yoy dibanding 2023 menjadi lebih dari 17.500 unit pada tahun 2024, dengan nilai transaksi bruto atau gross transaction value (GTV) mencapai Rp8,2 triliun atau naik 9% dibandingkan 2023. David optimis menghadapi tantangan 2025, dengan fokus pada peluang dan inovasi untuk mendorong pertumbuhan. “Tahun 2025 akan penuh tantangan, tetapi selalu ada peluang yang bisa dioptimalkan. SEVA akan terus memberikan layanan terbaik dengan solusi inovatif,” ujarnya.
Kemudahan beli mobil dengan fitur SEVA
Untuk menjawab kebutuhan masyarakat khususnya pelanggan dan first car buyer di Indonesia dalam mewujudkan impian memiliki mobil baru, SEVA menghadirkan berbagai inovasi, seperti fitur Loan Calculator dan Car Discovery.
“Loan Calculator memungkinkan calon pelanggan menghitung kemampuan finansial mereka secara akurat, sehingga mereka dapat mengetahui mobil mana yang sesuai dengan kapasitas keuangan mereka,” jelas David.
Fitur ini juga terintegrasi dengan Car Discovery, yang membantu pelanggan memilih mobil sesuai kebutuhan dan anggaran serta beragam pilihan brand melalui SEVA. Beberapa model mobil yang menjadi favorit pelanggan SEVA pada 2024 adalah Daihatsu Sigra, Toyota Avanza, Toyota Rush, Daihatsu New Ayla, dan Toyota Calya.
“Mobil-mobil tersebut populer karena harganya terjangkau dan nilai jual kembali yang baik, sesuai karakteristik kebutuhan masyarakat kita,” tambah David.
Bagi pelanggan yang membeli mobil secara kredit, SEVA menawarkan fitur Instant Approval.
“Dengan Instant Approval, pelanggan bisa mendapatkan persetujuan pengajuan kredit kurang dari 30 menit. Kecepatan ini sangat cocok bagi pelanggan first car buyer yang ingin segera memiliki mobil terlebih dengan dukungan fitur Loan Calcultator dan Car Discovery di tengah kenaikan PPN dan opsen pajak,” kata David.
Fasilitas Dana SEVA
Di sisi lain, SEVA juga terus menggaungkan fitur Fasilitas Dana sebagai solusi keuangan bagi masyarakat di tengah daya beli yang lesu. ”Fasilitas Dana ini diharapkan dapat menjadi solusi keuangan bagi masyarakat, khususnya yang sudah punya mobil dan memiliki kebutuhan dana untuk memenuhi kebutuhan lainnya,” jelas David.
Melalui inovasi dan solusi yang ditawarkan, SEVA optimis dapat menghadapi tantangan industri otomotif pada 2025.
“Semoga dengan berbagai fasilitas yang kami hadirkan, SEVA mampu membantu para first buyers di Indonesia mewujudkan impian memiliki mobil, meski di tengah ketidakpastian ekonomi,” tutup David.

